sportourism.id-Komite Disiplin FIFA menjatuhkan hukuman pada Federasi Sepak Bola Meksiko (FMF) dengan denda CHF 10.000 atas kesalahan penggemar Meksiko, yang mengumandangkan nyanyian diskriminatif dan menghina saat pertandingan antara Jerman dan Meksiko.

Dalam keterangan FIFA, keputusan itu disahkan setelah penilaian menyeluruh dari laporan pertandingan dengan melihat berbagai bukti seperti vidio insiden. Pemberian hukuman ini, diklaim untuk meningkatkan kesadaran di antara para pendukungnya.

Selain itu, Komite Disiplin memberi peringatan kepada Meksiko, yang mungkin menghadapi sanksi tambahan jika terjadi pelanggaran berulang atas jenis ini.

Komite Disiplin FIFA juga, menyetujui Asosiasi Sepak Bola Serbia dengan denda CHF 10.000 untuk menampilkan spanduk ofensif dan politik oleh penggemar Serbia selama pertandingan yang dimainkan antara Serbia dan Kosta Rika.

Komite Disipliner mengambil keputusannya setelah menganalisis daan laporan pejabat pertandingan yang merupakan pengamat pertandingan anti-diskriminasi yang telah dikerahkan untuk pertama kalinya di Piala Dunia FIFA.

FIFA tidak ingin ada diskriminasi dan tidak akan mentolerir perilaku disrikiminasi dari penggemar di stadion. FIFA telah menerbitkan Panduan Praktik yang Baik tentang Keanekaragaman dan Anti-Diskriminasi untuk mendukung semua asosiasi anggotanya.

Serangkaian langkah konkret memerangi bentuk diskriminasi dan mempromosikan keberagaman dalam sepakbola bakal dilakukan Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) saat gelaran Piala Duni Russia yang berlangsung Juni ini.

FIFA menyiapkan sistem pengawasan anti diskriminasi khusus pada semua pertandingan. Bahkan, jika wasit tidak bisa menghentikan diskriminasi saat pertandingan dapat diberhentikan.

Sekretaris Jenderal FIFA, Fatma Samoura mengharapkan, suasananya ramah dan bersahabat hadir dalam gelaran Piala Dunia Rusia. Ajang ini harus jado pertemuan luar biasa dan beragam pecinta sepak bola dari seluruh dunia."FIFA memiliki pendekatan toleransi nol terhadap diskriminasi dan ini adalah sesuatu yang mereka anggap sangat serius," katanya.

FIFA telah melakukan simulasi dan penerapan anti diskriminasi selama kualifikasi 2018 Rusia dan Piala Konfederasi FIFA dengan bekerjasama dengan Fare Network yang merupakan sebuah organisasi dengan rekam jejak panjang memerangi diskriminasi dalam sepakbola.

"Kami memiliki sistem untuk bereaksi dan sanksi terhadap tindakan diskriminatif serta langkah-langkah untuk memastikan lingkungan bebas diskriminasi di Piala Dunia FIFA," katanya.

Dalam Piala Dunia Rusia, pengamat pertandingan akan memantau perilaku penggemar dari kedua tim. Pengamat dibekali pemahamaan memahami bahasa dan dilatih tentang budaya penggemar. Selain itu, pengamat akan berhubungan langsung dengan petugas keselamatan dan keamanan stadion dan memfasilitasi penyelidikan terhadap badan disiplin FIFA melalui penyediaan bukti jika terjadi insiden diskriminatif.

Wasit di lapangan pun, dapat melakukan intervensi jika diperlukan. Wasit memiliki kewenangan untuk menghentikan pertandingan terlebih dahulu dan meminta pengumuman publik yang meminta agar perilaku diskriminatif berhenti, untuk menangguhkan pertandingan sampai perilaku berhenti mengikuti pengumuman peringatan lainnya.