MADURA - Manajer Madura United FC, Haruna Soemitro masih menunggu kepastian jadwal laga Babak Delapan Besar Piala Indonesia 2019. Menurutnya, hal tersebut sangatlah penting mengingat kompetisi Liga 1 musim ini akan berlangsung dalam kurun waktu yang cukup singkat, yakni hanya tujuh bulan. Artinya, jika dibagi dalam 34 pekan, maka pemain hanya memiliki waktu empat hari untuk recovery jelang laga berikutnya.

“Kalau jadwal di Piala Indonesia itu tidak segera dieksekusi atau dijelaskan jadwalnya, itu akan membuat kami kesulitan untuk menjalani semua programnya klub, karena jadwal kompetisi ke depannya itu sangat padat, sebab harus selesai di bulan Desember,” jelas Haruna.

Haruna mengatakan, pihaknya sangat khawatir jika setelah Liga 1 berjalan, tiba-tiba di saat pemain seharusnya melakukan recovery justru harus berlaga pada perempat final Piala Indonesia. Sampai saat ini pihaknya masih menunggu kepastian jadwal tersebut dan belum bisa melakukan protes apapun.

“Saya belum bisa memberikan tanggapan apa-apa sebelum jadwal Piala Indonesia itu turun. Begitu jadwal Piala Indonesia disisipi di situ (Liga 1) dan kemudian tidak masuk akal, baru kemudian kami bersikap,” jelas Haruna.

Sejatinya, jadwal pertemuan kedua tim ini berlangsung kandang dan tandang di tanggal Kamis, 25 April 2019, pukul 15.30 WIB di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya (kandang Persebaya Surabaya), kemudian di Selasa, 30 April 2019, pukul 15.30 WIB di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (kandang Madura United). Jadwal pertandingan mereka ditunda karena tidak mendapatkan izin dari pihak keamanan, dan rencananya akan menggelar pertandingan tunda setelah bulan ramadhan.