MAGELANG - PSIS Semarang berhasil memaksa PSM Makassar pulang tanpa torehan poin di Grup C Piala Presiden 2019.

Di laga pamungkas, PSIS menekuk PSM dengan skor 1-0 di Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (16/3/2019) malam.

Gol kemenangan Laskar Mahesa Jenar--julukan PSIS--dicetak oleh Claudir Marini Junior di menit ke-83 melalui titik penalti.

Tendangan 12 pas itu diberkan wasit Oki Dwi Putra setelah gelandang PSIS, Tegar Infantrie dijegal M Rizky di menit ke-82. Pengadil lapangan asal Kota Bandung itu langsung menunjuk titik putih tanpa memberikan kartu bagi Rizky.

"Kami sudah melalui pertandingan demi pertandingan. Anak-anak sudah mulai belajar. Kemenangan laga malam ini Alhamdulillah terealiasi. Meskipun tidak lolos ke perempat final, tidak mengapa. Inilah sepak bola, tidak semudah membalik telapak tangan," kata pelatih PSIS, Jafri Sastra seusai laga.

PSIS menempati peringkat ketiga klasemen Grup C dengan torehan enam angka. Mereka kalah agregat gol dari Kalteng Putra di peringkat pertama dan Persipura Jayapura di peringkat kedua dengan koleksi poin yang sama.

Adapun Kalteng Putra menjadi tim satu-satunya yang lolos ke fase berikutnya dengan predikat juara Grup C.

"PSIS termotivasi untuk semakin baik setelah kalah dari Persipura di laga perdana Grup C. Sebenarnya kami masih punya peluang lolos jika menang 3-0. Namun hasil akhir melawan PSM ini kami syukuri," ucap Jafri.

Sementara itu pelatih PSM, Darije Kalezic mengambil manfaat dari ajang pramusim ini untuk mengetahui informasi klub Liga 1 Indonesia lainnya. Selain itu juga ajang untuk mecoba seluruh pemain di tim.

"Piala Presiden bukan prioritas kami karena kami juga tampil di AFC Cup. Di ajang ini kami akan evaluasi ke depan. Sejauh ini saya puas dengan penampilan anak-anak muda kami," kata Darije.