LAMONGAN - Klub Persela Lamongan baru saja berpesta gol ke gawang Tira Persikabo pada lanjutan laga pekan ke-16 Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019 di Stadion Gelora Surajaya Lamongan, Jawa Timur, Minggu (25/8/2019) malam WIB.

Diluar dugaan, penghuni papan atas Tira Persikabo dibuat tak berdaya, setelah digelontor gol dalam laga yang berakhir dengan skor 6-1.

“Anak-anak bisa main bagus dan menang 6-1, saya apresiasi setinggi-tingginya buat pemain,” kata pelatih Persela, Nil Maizar dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Kemenangan ini, sekaligus menghentikan tren tak pernah mendapatkan poin absolut dalam lima laga terakhir. Namun di pekan ke-16 yang merupakan partai kandang terakhir di putaran pertama, Persela langsung bangkit. “Saya bilang sama pemain, tidak ada tim yang tidak bisa dikalahkan, kita minta untuk fight,” ucap Nil Maizar.

Kran gol Persela dicatatkan Alex dos Santos Goncalves menit ke 24, 56, 75, Rafael Gomes De Oliveira pada menit  28, 63 dan ditutup dengan gol Ahmad Birrul Walidain menit di menit 82. Sementara satu-satunya gol hiburan bagi Tira Persikabo diukir Loris Arnaud pada menit ke 70.

Nil Maizar menuturkan, kunci kemenangan tim yang diarsitekinya, sehingga bisa menang dengan telak karena para penggawa Persela bermain sesuai dengan instruksi tim pelatih. “Mudah-mudahan ini menjadi pakem, saya berharap pemain tidak jemawa dan sombong,” ujarnya.

Para penggawa Laskar Joko Tingkir -julukan Persela- bahkan bisa membuat Tira Persikabo yang biasanya tampil dominan tak berkutik dan kesulitan menembus jantung pertahanan Persela. “Tira ini tim yang cukup bagus, tapi kita tidak ikut main irama permainan dia, kita compact defense dan counter attack,” tutur Nil Maizar lagi.

Sosok seperti Ciro Henrique Alves Ferreira e Silva (Ciro Alves) dan Louise Essengue Eloumou Parfait yang biasanya tampil ganas tak berkutik. “Ciro key player di Tira, saya bilang ke Lucky (Lucky Wahyu Dwi Permana) awasi pergerakan dia (Ciro), Lucky bisa melakukannya dengan baik,” katanya.

Bahkan, Rahmad Dharmawan, Pelatih Tira Persikabo juga tak segan-segan memberikan pujian ke Persela. “Mereka (Persela) bermain sangat baik sekali, salah satu permainan terbaik dari yang pernah saya lihat,” ujarnya.

Namun di lain sisi, RD sapaan akrab Rahmad Darmawan, menyesalkan para penggawa Tira Persikabo tidak bermain seperti laga-laga sebelumnya. “Kita tidak bermain dalam frame seperti biasanya, antar lini begitu renggang,” ucapnya.

Lebih jauh, RD merinci, pertahanan timnya di babak pertama dan kedua, terlalu mudah diterobos barisan penyerang Persela. “Beberapa pemain tidak dalam kondisi terbaik, saya coba buat skema baru tapi tidak jalan,” tuturnya.

Atasi hasil pertandingan ini, tambahan tiga poin membuat Persela langsung merangsek ke peringkat 12 dengan koleksi 15 poin, sedangkan Tira Persikabo tertahan di posisi runner-up dengan mengantongi 32 poin.***