SPORTOURISM – Biasanya, wisatawan berburu saat matahari terbit maupun tenggelam di tepi pantai. Namun di Sumba hal tersebut tidak berlaku, sebab Sahabat Sporto dapat menikmati saat-saat indah di pagi hari maupun sore hari tanpa harus berlari ke pantai, melainkan di sebuah perbukitan.

Salah satu dari keindahan alam Pulau Sumba ada di Bukit Warinding. Luasnya hamparan rumput yang hijau kekuningan, membuat pesona Bukit Warinding seperti sebuah lukisan. Padang rumput maupun savana yang berbukit-bukit dan menguning, terutama pada musim kemarau, dengan gerombolan kuda liar di antara lembah dan bukit.

Bukit Warinding merupakan kawasan perbukitan yang memiliki padang savana terluas di Sumba Timur. Sepanjang mata memandang, panorama indah padang rumput yang berbukit-bukit bak ombak yang memesona. Perbukitan yang cantik ini berbentuk melingkar dan membuat celah di tengah seperti kawah.

Berada di puncak tertinggi di bukit ini akan membawa imajinasi Sahabat Sporto ke pemandangan yang mirip sekali dengan negeri dongeng. Terlebih lagi ketika mengunjungi bukit ini pada musim kering, yaitu antara bulan Juni sampai Oktober.

Pasalnya di musim ini, Bukit Warinding akan menyajikan pesona terbaiknya. Mulai dari pemandangan cantik ketika matahari terbit di pagi hari hingga menyaksikan gerombolan kuda di lembah savana pada siang hari.

Pesona bukit ini di sore hari juga tidak kalah indahnya. Rerumputan yang tertiup semilir angin dengan perpaduan langit biru dan awan putih seakan memanjakan mata. Terlebih lagi saat petang menjelang, semburat jingga dari senja di mana matahari hampir terbenam akan menambah syahdu pertualangan di Tanah Sumba.