SPORTOURISM – Sahabat Sporto pernah mendengar Desa Morela yang berada di Maluku? Desa yang letaknya di pesisir pantai ini memiliki objek wisata yang cukup indah dan mampu memanjakan mata.

Konon, nama Pantai Lubang buaya diambil karena sekitar di daerah pantai tersebut hidup seekor buaya putih didalam lubang karang di tepi pantai. Sehingga masyarakat sekitar menamakan daerah tersebut sebagai Pantai Lubang Buaya.

Keindahan pantai lubang buaya belum terlalu banyak didengar. Malahan, masyarakat Kota Ambon sendiri masih banyak yang belum mengetahui keberadaannya. Inisiatif masyarakat sekitar, kemudian di tata pantai ini agar layak untuk dikunjungi. Hasilnya Pantai Lubang Buaya menjadi salah satu objek wisata unggulan di Maluku. 

Hingga saat ini, Lubang Buaya terus didatangi oleh wisatawan. Keindahan bawah laut berupa terumbu karang dan ikan-ikan hias berwarna warni seperti ikan nemo, dan ikan giru menjadi daya tarik yang membuat para wisatawan datang kembali. Keindahan bawah lautnya memebuat Pantai Lubang Buaya sering dijadikan lokasi snorkling ataupun diving.

Masuk ke dalam area Pantai lubang buaya, Sahabat Sporto cukup membayar dua ribu rupiah, sebagai pengganti biaya pemeliharaan yang dipungut oleh masyarakat Desa Morela. Untuk menuju spot diving atau snorkling Sahabat Sporto dapat menyewa perahu semang tradisional tanpa mesin dengan merogok kocek Rp. 10.000/orang pulang pergi.