SPORTOURISM - Pada awalnya, bangunan bergaya Indische Emire Style ini tidak difungsikan sebagai hotel, namun sebagai rumah tinggal. Hal ini terlihat dari bentuk rumah yang mencirikan arsitektur rumah kolonial, yang berkembang abad ke 18 dan 19 di kawasan nusantara. Gaya tersebut ialah atau Indische Empire Style. 

Ciri khas dari gaya bangunan Indishce Empire Style adalah denahnya simetris, temboknya tebal, langit-langit tinggi, di tengah terdapat central room dengan ukuran yang luas, dan berhubungan dengan beranda depan maupun belakang.

Kemudian, beranda depan dan belakang terbuka tanpa tembok. Di ujung beranda terdapat deretan kolom yunani (pilar) yang berfungsi sebagai pendukung atap yang menjulang tinggi ke atas. Di samping kiri kanan central room terdapat deretan kamar-kamar. Keseluruhan bangunan biasanya terletak pada sebidang tanah yang cukup luas dengan kebun di depan, samping dan belakang.

Penampilan gaya Indische empire Style, tampak jelas pada bentuk fisik Hotel Tugu Sri Lestari, walupun telah ada perubahan yang dilakukan. Menurut informasi yang disampaikan petugas hotel, bangunan ini memiliki taman yang cukup luas di depan dan beberapa ruangan yang berada di samping belakang (ruangan servis), namun saat tahun 1980-an keadaan tersebut diubah bentuknya guna keperluan hotel.

Menurut manager hotel, Ibu Suhartini, pada awalnya hotel ini bernama Hotel Centrum, karena pemiliknya mengalami kesulitan keuangan hotel centrum ini berubah kepemilikan di bawah managemen Tugu Group, peralihan kepemilikan ini terjadi sekitar tahun 1980-an.

Info lain yang dipaparkan Bapak Purnomo, seorang tionghoa yang mengenal baik pemilik hotel sebelumnya, bagi masyarakat tionghoa hotel ini dikenal dengan nama Chu Ng Hua milik Gan Kian Kie. Menurutnya, kemungkinan pada awalnya bangunan ini merupakan rumah tinggal orang tionghoa yang cukup kaya. Hal ini didasarkan keberadaan rumah bergaya Indische Empire Style di kawasan pecinan. Letak Hotel Tugu Sri Lestari memang berada di Jl. Merdeka yang merupakan kawasan pecinan Kota Blitar sejak masa kolonial Belanda. [AR]