SPORTOURISM - Pertandingan pertama kriket wanita digelar pada 26 Juli 1745. Di mana, laga internasional pertama dua kesebelasan wanita baru digelar 189 tahun kemudian.

Kriket merupakan olahraga yang dimainkan antara dua tim, di mana setiap regu diperkuat 11 pemain. Bentuk modern kriket berawal dari Inggris. Yang kemudian populer di negara-negara Persemakmuran. Seperti di beberapa negara Asia Selatan yaitu India, Pakistan dan Sri Lanka.

Kriket dimainkan dengan menggunakan pemukul dan bola. Di mana, aturan mainnya yaitu mencetak lebih banyak run atau angka dengan tim lainnya. Permainan kriket dapat berlangsung hingga lima hari. Setiap harinya mencapai enam jam atau bahkan lebih.

Kriket juga menjadi olahraga yang penting di Wales, Australia, Selandia Baru, Afrika Selatan, Zimbabwe dan wilayah Karibia yang penduduknya menggunakan bahasa Inggris. Di Tanah Air, kriket mirip dengan kasti. Bedanya, pada kasti pemukul harus mengelilingi lapangan setelah memukul. Sedangkan pada kriket pemukul hanya perlu bolak-balik di dalam pitch saja.

Tidak hanya menjadi olahraga kaum adam, kriket juga digemari kaum hawa. Pertandingan pertama kriket wanita yang tercatat di Inggris terjadi pada 26 Juli 1745. Yang digelar di The Reading Mercury antara kesebelasan Bramley melawan kesebelasan Hambledon.

Pada Desember 1934, pertandingan internasional dua kesebelasan wanita digelar untuk kali pertama. Yaitu laga uji coba tim Inggris melawan Australia.

Tiga windu berselang, Dewan Kriket Wanita Internasional (IWCC) dibentuk untuk mengkoordinasikan kriket wanita di seluruh dunia. Badan tersebut mengambil alih Asosiasi Gabungan Wanita Inggris, yang telah melakukan pekerjaan yang sama dalam peran de facto sejak diciptakan 32 tahun yang lalu. [***]

Sumber: wikipedia