SPORTOURISM - Pelatih Timnas Portugal Fernando Santos menyayangkan penggunaan Video Asisten Wasit (VAR) yang belum maksimal. Seperti dalam kasus dianulirnya gol Pepe yang ia anggap masih membingungkan.

Portugal gagal meraih kemenangan dalam laga perdana gelaran Piala Konfederasi 2017. Juara Piala Eropa 2016 ditahan imbang 2-2 oleh Meksiko.

Dalam laga yang digelar di Kazan Arena pada minggu (18/6) malam hari WIB, dua gol Portugal masing-masing dikemas Ricardo Quaresma dan Cedric Soares. Sedangkan sepasang gol Meksiko dicetak oleh Javier Hernandez dan Hector Moreno.

Hasil laga tentu akan berbeda jika gol Pepe di menit ke-21 disahkan wasit. Bek Real Madrid itu menghujam gawang Meksiko saat mendapat bola liar atas tendangan Cristiano Ronaldo yang membentur mistar gawang.

Wasit memutuskan Pepe sudah lebih dulu berada dalam posisi offside, setelah memutar video asisten wasit. Menanggapi hal itu, Fernando Santos mengatakan jika penerapan teknologi video itu masih membingungkan.

"Itu adalah aturan dan jika baik untuk sepak bola, ya bagus. Tapi belum ada yang melakukannya dengan baik. Setelah Cristiano menyerang dengan tembakannya. Itu sangat membingungkan," kata Santos.

Berbeda dengan kubu Portugal yang merasa dirugikan, kiper Meksiko Guillermo Ochoa memberikan komentar positif mengenai hal itu. Ia mengakui jika penerapan video asisten wasit memakan waktu, tapi menurutnya itu penting untuk menegakkan keadilan.

"Seiring waktu akan dipoles dan menjadi lebih baik. Ini akan mengidentifikasi gol yang tidak sah ditambah ke skor, untuk kedua tim. Ini bermanfaat bagi sepakbola yang adil," kata Ochoa. [***]

Sumber: ESPNFC