SPORTOURISM – Siapa yang tidak suka dengan sepakbola? Olahraga dengan sebelas pemain di satu tim ini, selalu bisa menyatukan masyarakat dari berbagai kalangan. 

Beragam kontroversi kerap terjadi di sepakbola, tak menyurutkan masyarakat menyaksikan pertandingan secara langsung di stadion sepak bola. Setiap ada pertandingan sepakbola pasti akan banyak penonton yang memenuhi stadion sepak bola.

Jumlah penonton yang besar, terkadang menimbulkan konflik antar supporter. Apa lagi jika tim yang mereka bela kalah.

Karena pengamanan stadion yang tidak ketat membuat para suporter bentrok dan membuat kerusuhan. Tak jarang sampai jatuh korban luka-luka sampai meninggal dunia.

Ada insiden yang mencoreng sportifitas dalam sepak bola. Kerusuhan antara pendukung dua negara berada di kawasan Amerika Selatan yaitu, Peru dan Argentina. Pertandingan kualifikasi Olimpiade di Ibu Kota Lima, Peru, pada 24 Mei 1964.

Bentrok pecah setelah Argentina berhasil mengalahkan Peru. Para penonton saat itu memadati Stadion Nasional di Kota Lima. Menjadi semakin memuncak ketika wasit menganulir gol yang dibuat pemain Peru dua menit menjelang akhir pertandingan.

Aksi protes dari pendukung kesebelasan Peru berubah menjadi aksi kerusuhan. Sebanyak 318 orang dinyatakan tewas dan lebih dari 500 orang mengalami cedera akibat dari kerusuhan itu.