Sportourism - 10 Tips Aman Traveling Sendirian bagi Perempuan

10 Tips Aman Traveling Sendirian bagi Perempuan

10 Tips Aman Traveling Sendirian bagi Perempuan

SPORTOURISM – Anggapan bahwa perempuan lebih rentan tindak kejahatan dipercaya sebagian besar orang. Berita dan tayangan turut membantu melestarikan anggapan tersebut. Bisa benar, bisa juga tidak. Fenomena ini secara ampuh menakut-nakuti perempuan, termasuk dalam pandangan tentang solo traveling alias jalan-jalan sendirian.

 

Jangankan sendirian, berkelompok juga masih rawan, pandangan demikian bisa jadi diucapkan perempuan. Padahal, solo traveling mempunya peminatnya tersendiri. Meski demikian sebagian wanita berusaha tak terpengaruh ketakutan tersebut. Faktanya banyak perempuan yang berhasil menyelesaikan jalan-jalan sendirian dengan aman-aman saja. Bahkan Cassandra de Pecol, perempuan berpaspor Amerika dan Kanada sebentar lagi mencatatkan diri sebagai perempuan traveler tercepat yang mengunjungi seluruh negara di dunia dalam waktu dua tahun. Dan jika keinginan Anda untuk traveling sendirian sangat kuat, perhatikan beberapa hal berikut ini supaya tetap aman.

 

Percaya diri

 

Tanamkan keyakinan di dalam diri Anda bahwa perjalanan ini akan menyenangkan dan segala sesuatu akan baik-baik saja. Percaya diri akan menenangkan pikiran Anda dari bayangan atau ketakutan terhadap yang bukan-bukan. Sebaliknya, memelihara ketakutan hanya mengirimkan sugesti negatif.

 

Bawa perlengkapan yang mendukung anda

 

Sampai hal yang detail, wanita dan pria diciptakan berbeda. Anda mungkin suka mengenakan sepatu hak tinggi atau platform, tetapi itu hanya membuat Anda kesulitan bergerak selama perjalanan. Pilihlah alas kaki yang sesuai kebutuhan. Demikian pula tas, sebaiknya membawa tas ransel kecil untuk mengunjungi tempat wisata. Sedangkan ransel besar Anda tinggal saja di penginapan.

 

Siapkan baterai handphone cadangan

 

Komunikasi dan akses informasi adalah senjata penting Anda, bahkan di saat-saat yang mendesak. Powerbank tentu sangat membantu, tetapi lebih baik lagi Anda membawa baterai cadangan. Setiap perjalanan selalu sulit ditebak.

 

Membawa senjata

 

Yang dimaksud tidak harus senjata tajam. Syal yang Anda kenakan di leher pun sewaktu-waktu bisa digunakan sebagai senjata. Anda pun bisa memasukkan cairan deterjen atau pembersih porselen ke dalam botol parfum bekas yang dapat disimpan di kantong jaket.

 

Lupakan perhiasan

 

Sesungguhnya perhiasan Anda tidak berpengaruh pada kualitas perjalanan Anda. Traveling sama sekali berbeda dengan menghadiri acara resmi atau pesta. Anda bisa membawanya tetapi tek perlu selalu mengenakanya. Sekalipun tidak bisa lepas dari perhiasan, setidaknya kenakan perhiasan ala kadarnya. Sebab apa yang Anda kenakan, begitulah orang lain melihat Anda.

 

Jangan beritahu di mana Anda tinggal

 

Selama perjalanan Anda akan bertemu banyak orang atau teman baru. Meskipun kelihatan menyenangkan, bersikaplah bijak demi keselamatan diri Anda. Tak perlu mudah percaya. Berikan penolakan dengan cara yang sopan.

 

Pilih lokasi penginapan dekat keramaian

 

Secara umum kejahatan lebih sering terjadi di tempat yang sepi dan malam hari. Memilih lokasi penginapan yang dekat dengan keramaian paling tidak jadi usaha meminimalisir keadaan tersebut.

 

Berbusana sopan

 

Realistis saja, sopan juga berarti tidak bertentangan dengan budaya setempat.  Di negara-negara seperi Bangladesh dan India yang masih taat memegang tradisi, mengenakan busana yang memperlihatkan anggota tubuh tertentu hanya akan membuat Anda jadi bahan perhatian orang.

 

Hindari terlalu mudah bertanya

 

Gali informasi selengkap-lengkapnya tentang tujuan Anda, moda transportasi hingga seluk beluk kebutuhan Anda lewat internet. Mengetahui lebih dulu juga memberikan pengetahuan mendasar. Benar bahwa malu bertanya sesat di jalan. Tetapi menyerahkan segalanya dengan bertanya pada orang asing membuat Anda terlihat linglung. Dan jangan lupa untuk tetap percaya diri. Hindari kebingungan.