Sportourism - Bali Harus Aman dan Nyaman Bagi Wisatawan

Bali Harus Aman dan Nyaman Bagi Wisatawan

Bali Harus Aman dan Nyaman Bagi Wisatawan

SPORTOURISM - Sebagai salah satu destinasi wisata internasional, Bali tentunya harus dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Namun, baru-baru ini jagat dunia maya dihebohkan dengan adanya informasi soal aksi tak terpuji segelintir orang tak bertanggungjawab di Terminal Ubung, Bali, yang memaksa penumpang membeli tiket. Apabila tidak dibeli, mereka tidak segan-segan melakukan tindak kekerasan.

Meskipun belum dapat dipastikan kebenaran informasi tersebut, namun ‎Pengamat Pariwisata, ‎Sapta Nirwandar, menegaskan pihak kepolisian harus mengusut kasus tersebut. Pasalnya, hal ini akan berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata ini.

Menurutnya, pelayanan penunjang pariwisata di Bali harus nyaman dan aman bagi wisatawan yang berkunjung kesana. "Itu urusan polisi, laporkan saja. Pariwisata itu harus nyaman dan aman pelayanannya," kata Sapta Nirwandar kepada Sportourism, Selasa (10/1/2017).  

Mantan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini menambahkan, pihak kepolisian bersama masyarakat harus membantu mengamankan para wisatawan. "Polisi dan masyarakat bantu mengamankan, karena itu tamu-tamu kita," ujarnya.

Anggota Komisi X DPR, Dadang Rusdiana sependapat dengan pernyataan Sapta Nirwandar. Menurutnya, pariwisata itu sangat berkaitan erat dengan keamanan dan kenyamanan. "Turis akan enggan untuk datang kalau di destinasi itu memang keamanannya mengkhawatirkan," ujar Dadang.

Pria yang biasa disapa Darus ini mengatakan, citra Bali sebagai destinasi wisata internasional harus dipertahankan. Dirinya pun meminta aparat keamanan segera bertindak tegas dengan melakukan razia dan menyisir kebaradaan para oknum tak bertanggungjawab tersebut. "Tidak boleh ada kompromi," katanya.

Sementara itu, Senator asal Bali, Gede Pasek Suardika, tidak percaya public area di daerahnya terdapat banyak calo dan preman yang mengancam melakukan tindak kekerasan kepada para calon penumpang maupun wisatawan.

Pasek menilai, ‎masukan dan laporan ini harus segera ditindaklanjuti aparat terkait agar jangan sampai kenyamaman penumpang dan wisatawan terganggu. ‎"Kasus ini mungkin saja sudah lama terjadi, tapi baru saat ini saja dilaporkan," katanya. (Robbi Khadafi)