MATARAM – Program Pesona Khazanah Ramadan (PKR) 2019 resmi dimulai, Sabtu (11/5). Opening ceremony-nya dilakukan di Arena Bazaar PKR Masjib Hubbul Wathan, Islamic Center Mataram, Lombok, NTB. Event ini sekaligus menegaskan status NTB sebagai destinasi wisata halal terbaik.

Opening PKR 2019 dihiasi dengan aktivasi Bazaar Ramadan dan Islamic Book Fair & Bedah Buku. Usai opening, Festival Budaya Islam akan langsung dirilis, Minggu (12/5). Ada beragam seni dan budaya Islami khas NTB yang akan ditampilkan. Beragam permainan tradisional hingga modern khas Pulau Seribu Masjid juga akan disajikan.

“PKR 2019 terasa lebih istimewa. Kontennya sangat padat. Antusiasme publik juga positif terhadap event PKR tersebut. Durasi eventnya panjang, jadi wisatawan masih memiliki banyak kesempatan bergabung di sini,” ungkap Kadispar NTB Lalu M Faozal.

Event ini mendapatkan perhatian dari netizen. Buktinya, sehari jelang pembukaan, hastag #PesonaKhazanahRamadanNTB sudah menjadi trending topic di Twitter. PKR 2019 unggul atas hastag isu-isu politik. Pun serupa dengan hastag Pesona Khazanah Ramadan yang naik Sabtu (11/5). Hastag itu tetap berada di zona atas Twitter.

“Perhatian publik itu sangat besar. Mereka tahu kalau NTB kuat sebagai destinasi wisata halal. Hingga, event dengan nuansa Islaminya selalu dinanti. Silahkan berkunjung ke NTB. Akan ada banyak inspirasi mencerahkan dari PKR 2019,” terang Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Kemenpar Esthy Reko Astuty.

Tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah ‘Perkuat Silaturahim untuk Persatuan Bangsa’. PKR 2019 akan digelar hingga 4 Juni. Aktivitasnya berupa ibadah, talkshow, dan aneka lomba. Ada juga pameran & bazaar, hingga beragam hiburan Islami.

“Wisatawan bisa menikmati beragam kemeriahan PKR 2019. Bahkan, kebutuhan Lebaran bisa didapatkan dari bazaar,” kata Esthy.

Salah satu event andalan PKR 2019 adalah Pekan Tilawatil Quran (PTQ) Nasional ke-50. Event ini digelar 17-21 Mei 2019. PTQ Nasional akan diikuti sekitar 600 khalifah dari berbagai daerah. Penutupan PTQ makin spesial lantaran digabung dengan Nuzulul Quran, Selasa (21/5). Nuzulul Quran akan diisi oleh tauziah Uztad Somad, Uztad Hanan Attaki, dan Aa Gym.

“Selamat menebar kebaikan bersama PKR 2019. Pasti ada ilmu luar biasa yang bisa didapat pengunjung di sana. Lebih menarik, event tersebut juga menjadi salah satu motor penggerak ekonomi di sana. Ada potensi transaksi dengan nilai kompetitif di PKR 2019,” jelas Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar Muh. Ricky Fauziyani.

Agenda lainnya adalah Lombok Travel Fair Umrah & Haji, 20-26 Mei 2019. Travel fair ini menjadi ajang pameran TA/TO. Mereka menawarkan destinasi wisata halal domestik hingga mancanegara.

Kemudian Islamic Wedding Expo yang digelar 20-26 Mei 2019, di Ballroom Islamic Center Mataram. Sedangkan Fashion Show & Kompetisi Hijab dihelat 20-22 Mei 2019. Fashion Show menampilkan beberapa kategori. Untuk Kompetisi Hijabnya juga menampilkan Kompetisi Sasak Hijab. Space tersebut guna menampilkan tradisi penggunaan hijab di NTB.

“Openingnya sudah dilakukan. PKR 2019 akan tetap jadi event potensial penarik kujungan wisatawan. Apalagi, event ini sejatinya juga terbuka bagi masyarakat lintas agama bahkan bangsa. Siapapun boleh bergabung di sana. Seperti karakter masyarakat NTB, event ini sangat ramah dan toleran,” papar Ricky.

Ujung dari rangkaian Pesona Khazanah Ramadan 2019 ditandai Tabligh Akbar dan Ramadan Berdzikir, Kamis (30/5). Tabligh Akbar digelar di Area Bazaar Ramadan. Untuk Ramadan Berdzikir dilakukan jelang berbuka puasa. Materinya, Tauziah juga Kajian & Tafsir Al Quran. Program ditutup Pawai Malam Takbiran yang diagendakan Selasa (4/6).

“Selamat atas bergulirnya PKR 2019. Semoga dari event ini ada banyak pencerahan yang didapat. Selain positif menaikan kadar keimanan seseorang, PKR 2019 juga menjadi media bisnis ideal. Kami optimistis, event ini akan ikut menggerakan perekonomian masyarakat NTB,” tutup Menteri Pariwisata Arief Yahya. (*)