SPORTOURISM – Perjuangan Jake Vella, 8, bocah asal Malta melawan obesitas langka menjadi inspirasi bagi anak-anak di seluruh dunia.

Jake baru berusia 8 tahun. Kehidupannya sehari-hari seperti anak-anak pada umumnya. Ia berangkat sekolah, bermain dan makan. Namun tubuhnya terus membesar, berat badannya kian meningkat akibat obesitas ekstrem yang dalam istilah medis disebut ROHHAD (rapid-onset obesity with hypothalamic dysregulation, hypoventilation and autonomic dysregulation)

ROHHAD dapat terdeteksi sejak usia dini. Jake diketahui mengidap penyakit langka ini dua tahun lalu. Siapa orang tua yang tidak murung mendapati buah hatinya mendapat ujian begitu berat. Namun ajaibnya Jake tetap tegar.

Jake kemudian mengambil kelas triathlon bersama Malta Youth Tiathlon Association, berlatih rutin beberapa hari sekali demi memupuk semangat hidupnya. Dan ia baru saja menyelesaikan lomba triathlon yang digelar di negaranya.

Ibu Jake, Maruska mengatakan mendukung putranya mengikuti triathlon. Menurut dia olahraga ini bagus untuk kesehatan dan kebugaran tubuh Jake. Selain itu triathlon memberi kesempatan bagi Jake untu bergaul bersama teman-teman sebaya.

“Hidupnya normal. Ia berangkat sekolah dan senang bermain drum. Tetapi ia harus menghindari sakit. Flu sedikit saja, kami akan sangat panik,” ujar Maruska.

Sejauh ini belum ada pengobatan yang pasti untuk mengalahkan penyakit langka ini. Harapan hidup anak pengidap ROHHAD pun pendek, rata-rata antara 5-9 tahun.

Sementara itu pelatih Jake, Matt Azzopardi menilai Jake adalah pribadi yang optimis, punya motivasi kuat, dan berdedikasi terhadap apa yang ia lakukan. Ia juga seorang yang menyenangkan dan kerap mencuri perhatian.

“Jake tidak pernah sekali pun absen latihan tanpa alasan yang kuat,” ujar Azzopardi. (Metro)

related posts