SPORTOURISM— Jangan lagi berpikir bahwa manusia di atas 75 tahun hanya persona yang harus selalu dibantu untuk melakukan apapun. Lihatlah Johanna Quaas untuk melempar jauh-jauh anggapan itu dari benak Anda.   

Di usia 91 tahun saat ini, Johanna Quaas masih mahir melakukan gerakan senam yang ia pelajari sejak usia 50 tahun. Tak terbayangkan seorang nenek bisa menyangga tubuhnya di atas papan dengan menggunakan kedua tangan, karena anak muda saja belum tentu bisa.

Johana sempat merasa bahwa dirinya terlambat memulai, di tengah banyak orang telah melakukan olahraga di usia muda. Sementara ia sendiri baru akan menekuni.

Untungnya perasaan itu tidak menyurutkan niat Johana untuk bugar di usia senja. Hasilnya, ia ternyata bahkan tak hanya bugar tetapi berhasil mencatat rekor dunia tahun 2013 sebagai pesenam wanita tertua di dunia.

Lahir di Jerman pada 1925, Johana jarang berolahraga, sampai ia ‘terpanggil’ ketika masa pensiun. Dan ia tertarik pada cabang olahraga senam yang sebenarnya sulit didalami di umurnya sudah senja.

Namun Johana tak menyerah, sedikit demi sedikit ia memperoleh kemajuan dalam olahraga tersebut, hingga dapat mengikuti kompetisi senam manula di usianya yang ke-56 tahun. Sampai saat ini Johana masih tetap berlatih, bukan hanya sekedar bugar yang ia dapat tetapi catatan prestasi, ia juga menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk memulai olahraga tanpa memandang usia. [   ]