SPORTOURISM – Nama Michelle Gooris, 25, menjadi bahan obrolan netizen setelah ia mengunggah video Solo Flight pertamanya di kanal Youtube. Video ini telah ditonton hampir 2 juta pemirsa.

Michelle telah mengantongi lisensi terbang sejak empat tahun lalu, setelah mengikuti pelatihan selama dua tahun. Namun sebenarnya dia nyaris jadi dokter jika kakeknya tidak memberi nasihat.

Dalam salah satu video yang dia unggah, Michelle menceritakan pengalaman pertamanya terbang ketika berusia 16 tahun, menemani sahabatnya yang ingin mencari kampus. Michele mulai berpikir membayangkan jadi pilot saat itu, tetapi justru menempuh pendidikan kedokteran tamat SMA.

Di sekolah dokter gadis berambut pirang ini rupanya tak begitu enjoy. Akan tetapi dia ragu jika harus banting setir. Hingga suatu hari dia mengetahui kakeknya baru mendapatkan lisensi terbang di usia 74 tahun. Semangat kakeknya menginspirasi Michelle.

“Kenapa kamu tidak mencoba latihan terbang?” ujar Michele menirukan ucapan kakeknya.

Menurut sang kakek, Michele punya kemudahan jika ingin masuk ke sekolah penerbangan, sebab ia menyukai sains dan matematika. Michele pun menuruti nasihat tersebut, segara mencari informasi tentang sekolah penerbangan.

Akhirnya Michele memilih Oxford. Dua tahun kemudian dia sudah mendapatkan lisensi. Pengalaman pertamanya  setelah mengantongi lisensi ialah menerbangkan pesawat domestik dari Barcelona ke Ibiza. Mulai saat itu pilot berkebangsaan Belanda ini memperkaya pengalamannya, menyeberangi benua dan samudera.

Karir pertama Michele lebih banyak menerbangkan pesawat carter, bukan jet komersial. Namun lama kelamaan dia dipercaya membawa pesawat berbadan lebar. Dan akhir tahun lalu Michelle menandatangani kontrak dengan maskapai low fare Ryanair.

Rupanya wanita ini juga pandai berpose. Di sela-sela aktivitasnya ia kerap mengunggah foto ke akun Instagram @dutchpilotgirl. Kontennya disukai netizen, terutama saat ia mengunggah foto liburan alam.

Gooris mengatakan orang-orang kerap mengiranya sering berlibur. Padahal tidak, pekerjaannya menghabiskan banyak sekali waktu.

“Mereka melihat saya di pantai, sebenarnya saya hanya melintasi pantai,” katanya kepada Dily Mirror.

Tetapi bagaimanapun Michelle sangat mencintai pekerjaannya. Bukan soal tempat menarik yang dikunjungi. Ia gembira saat berhasil mengantarkan penumpang dengan selamat sampai tujuan.

“Saya selalu mengecek setiap prosedur penerbangan supaya selamat. Tentang tempat-tempat menarik, bagi saya itu hanya bonus,” ujarnya.

related posts