SPORTOURISM - Ratusan lilin sudah menyala. Nuansa Imlek kian terasa di Vihara Avalokitesvara Banten.

Vihara Avalokitesvara Banten merupakan Kelenteng Tri Dharma yang berada di Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Vihara yang memiliki luas sekitar sembilan hektare itu disebut-sebut sebagai kelenteng tertua di Banten. Avalokitesvara sudah ada sejak abad ke-16. Bahkan versi lain menyebut kelenteng tersebut dibangun pada 1542.

Terlepas dari usianya yang sudah mencapai ratusan tahun. Area utama Avalokitesvara menjadi lebih luas dan megah setelah mengalami perbaikan pada 2009. Kala itu bangunan utama kelenteng terbakar akibat konsleting listrik.

Kini kemegahan kelenteng semakin menyala dalam temaram malam. Nyala ratusan lilin menyatu dengan serba-serbi merah yang mengkhiasi kelenteng. Kemeriahan sudah terasa jelang perayaan Imlek 2018 yang akan jatuh pada Jumat (16/2).

Ratusan lilin dengan berbagai ukuran sudah disiapkan di halaman bangunan utama vihara. Lilin-lilin tersebut sengaja tidak ditaruh di dalam bangunan utama untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti kebakaran yang terjadi di sebuah kelenteng di Jakarta Utara pada 2012 lalu.

"Lilin-lilin sudah menyala. Itu artinya banyak pemilik yang sudah datang ke sini. Kadang juga ada yang meminta kami untuk menyalakannya," kata salah satu petugas di vihara, Beni Surya.



Jadi lilin-lilin tersebut merupakan milik para jemaat. Mereka memesan lilin tersebut kepada panitia dari jauh-jauh hari. Jadi dalam perayaan Imlek mereka tinggal mencari lilin mereka dan menyalakannya.

Lilin yang mereka pesan tergantung selera. Semakin besar harganya pun semakin mahal. Untuk lilin yang berdiameter 40-50 cm dengan tinggi 180 cm, harganya mencapai belasan bahkan puluhan juta Rupiah. Lilin tersebut bisanya akan kuat menyala hingga enam bulan. Tergantung pada kencangnya angin yang berhembus.