SPORTOURISM,-Guna membantu promosi wisata kepada dunia, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia (RI) menggarap potensi anak muda. Generasi sosmed ini diwadahi dalam bentuk komunitas Generasi Pesona Indonesia (GenPI). Setelah terbentuk di lima provinsi, Senin (13/3/2017) kini giliran wilayah Jawa Tengah dilantik.

Plt Asdep Strategi Pemasaran Nusantara Kemenpar, Haryanto menjelaskan pembentukan GenPI ini sejalan dengan arah kebijakan Kemenpar, terutama Go Digital. GenPI ini adalah volenteer yang kelak semakin memperbanyak anak-anak muda yang bergaya hidup digital. "Mereka yang akan menghebohkan destinasi wisata di daerah. festival dan events melalui blog, vlog dan semua platform media sosial," kata Haryanto. 

Ia mengakui, media sosial dan anak-anak muda itu ibarat dua sisi mata uang. Tidak bisa dipisahkan satu dengan lainnya. Di mana ada komunitas anak muda, di situ selalu heboh dengan medsos. "Promosi pariwisata melalui anak anak muda di media sosial, semakin kuat dan efektif," ujarnya.  

GenPI Jawa Tengah adalah provinsi keenam yang digarap Kemenpar. Terpilih sebagai Koordinator Wilayah secara aklamasi adalah Shafigh Pahlevi Lontoh. “Dalam waktu dekat kami akan membentuk struktur dan kerangka kerja, kami juga akan menginventarisir destinasi apa saja yang ada di Jateng yang harus kita promosikan melalui digital media,” katanya usai pemilihan koordinator GenPI wilayah Jawa Tengah di Hotel Aston Semarang, Senin (13/3/2017).

Dia mengakui bukan perkara mudah mengangkat potensi wisata Jateng pada dunia maya. Karena itu anggota GenPI Jateng sebanyak 40 orang akan digerakkan aktif mempromosikan wisata melalui media digital dan media sosial masing-masing. “Kegiatan kita tidak sekadar mengangkat wisata melalui sosmed, tapi juga akan mengemas melalui even-even yang menarik. Tentunya juga harus ada koordinasi dengan daerah lain agar lebih mudah dalam menentukan even yang efektif,” ujarnya.

Pemilihan koordinator wilayah GenPI Jateng juga dihadiri beberapan perwakilan para blogger, media dan para nitizen dari seluruh Jateng seperti Semarang, Purwokerto, Purworejo, Solo serta Temangggung. 

Ia mengatakan, GenPI akan mengajak dan memfasilitasi potensi anak muda dari berbagai daerah yang sejalan dengan jiwa kreatif khususnya di dunia media sosial. “GenPI merupakan generasi muda yang mempunyai kemampuan dalam dunia internet berbasis komunitas yang memiliki aktivitas rutin dan aktif dalam mempromosikan pariwisata Indonesia baik melalui blog, medsos dan lainnya,” kata dia.

Pembentukan GenPI Jateng merupakan yang keenam setelah lima chapter sebelumnya yaitu Lombok Sumbawa, Jawa Barat, Sumatera Barat,  DI Aceh dan Maluku. GenPI terbukti efektif membantu program Kemenpar, dibuktikan dengan promosi digital saat pemenangan Indonesia sebagai destinasi wisata halal tahun 2016 lalu. 

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Jateng, Urip Sihabudin menyampaikan, saat ini Jawa Tengah memiliki empat master plan pengembangan pariwisata yang akan menjadi andalan, yakni Borobudur, Dieng, Sangiran dan Karimunjawa.

Dia katakan generasi muda atau disebut generasi milenea Jateng ada sekitar 7,8 juta orang yang bisa mempromosikan wisata Jateng. Dia yakin promosi digital melalui komunitas GenPI akan lebih mengena karena permasalahan wisata di Jateng berkutat pada kurang dikenalnya daerah tujuan wisata (DTW).

“Jawa Tengah memiliki sejarah akan perdagangan rempah, Kota Lama salah satunya dengan adanya gedung-gedung tua milik saudagar Raja Gula Oei Tiong Ham yang menguasai industri rempah gula, kopi dan hasil alam lainnya. Ini bisa dikemas dengan apik melalui potensi-potensi anak muda dalam dunia digital agar lebih mem-viral,” kata Budayawan dan Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Bidang Budaya, Taufik Rahzen.

Generasi muda yang hidup di era digital ini sungguh beruntung. Pertama, kalian berada di era baru, dunia kreatif, digital style, cultural value menjadi panglima. Kedua, kalian punya Menteri Pariwisata Arief Yahya yang DNA-nya sudah digital, karena lahir dan dibesarkan dari korporasi digital. Ketiga, pariwisata dipilih oleh Presiden Joko Widodo sebagai core economy bangsa.

“Maka lengkap sudah, Anda semakin tumbuh menjadi generasi go digital, satu dari tiga program prioritas Kemenpar untuk menuju 20 juta di 2019," kata Stafsus Menpar Bidang Komunikasi, Don Kardono. 

Tugas dan fungsi GenPI adalah adalah menjadi volunteer komunikasi dan pemasaran pariwisata berbasis online. "Juga menjadi volunteer kampanye sosial dan event yang mendorong pertumbuhan pariwisata," ujar Taufan Rahmadi, Anggota Tim Percepatan Wisata Halal dan 10 Destinasi Wisata Prioritas Kemenpar.