SPORTOURISM - Kabar baik datang untuk pengungsi erupsi Gunung Agung, Bali yang tersebar di beberapa titik. Diiformasikan Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho pada Selasa (26/9) nanti Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan bertolak ke Bali untuk menyapa para pengungsi.

“Presiden kabarnya akan mengunjungi beberapa titik pengungsian yang ada,” kata Sutopo.

Selama aktivitas Gunung Agung menunjukkan tanda-tanda berbahaya, Jokowi dan pemerintah pusat terus aktif melakukan berbagai upaya penanganan bencana yang dikerjakan kementerian atau lembaga-lembaga terkait.

Dalam menangani bencana Gunung Agung, BNPB terus berkoordinasi dengan lembaga-lembaga penting seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali, Polri, TNI, Basarnas, Kementerian Sosial, Kementerian Pariwisata, Kementerian Perhubungan, dan lembaga lainnya.

Dari data terakhir yang dihimpun jumlah pengungsi telah mencapai 48540 jiwa tersebar di 301 titik pengungsian. Sementara media luar negeri seperti Timmins Today memberitakan pengungsi telah mencapai 50 ribuan.

“Angka itu bisa berubah karena data dari siang dan malam masih menunjukkan perbedaan,” ujar Sutopo.

Status Gunung Agung sebelumnya telah ditingkatkan menjadi ‘awas’. Aktivitas gunung itu dalam beberapa waktu belakangan terus tunjukkan perubahan. Sebelumnya dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada Minggu (24/9) dilaporkan pergerakan magma mulai mencapai puncak gunung.

PVMBG pun mencatat gempa saat ini telah mencapai 3,5 skala ritcher. Sebanyak 332 kali terjadi gempa vulkanik dalam, 211 kali gempa vulkanik dangkal dan 43 kali gempa tektonik lokal yang berlangsung antara pukul 00.00 hingga 12.00 Wita.

Meski kondisi Gunung Agung kini sedang tidak bersahabat, belum ada pelarangan kedatangan wisatawan di Bali. Bandara Ngurah Rai pun masih beraktivitas Normal. Bahkan menurut pihak bandara, wisatawan masih terus berdatangan untuk berlibur. [Ryan Virgiawan]