SPORTOURISM - Melalui deklarasinya secara resmi Indonesia Event Industri Council (Ivendo) lahir sebagai wadah baru. Menggabungkan komunitas dan asosiasi industri untuk bekerja bersama hingga mendukung sektor pariwisata di Indonesia. 

Secara resmi, Ivendo menyatakan deklarasinya sebagai wadah baru para penggiat usaha jasa penyelenggara acara. Bertempat di D’Cozie Hotel by Prasanthi bilangan Melawai, Jakarta Selatan, Ivendo membacakan janji sebagai tanda diresmikannya dewan tersebut. 

Harry D. Nugraha selaku Sekretaris Jenderal Ivendo mengatakan, hal ini dirasakan mendesak saat para penggiat usaha event atau pun MICE (Meetings, Incentives, Conferencing, Exhibitions) tak tercantum dalam UU ataupun aturan lainnya. 

“Setelah ada wacana event dan MICE dipisah di Indonesia menurut SKKNI-nya, kita tak ada masalah. Terpenting kita sudah bersatu untuk melakukan yang terbaik bersama-sama,” katanya Rabu (8/8). 

Selain itu, harapan Ivendo pun untuk memastikan regulasi. Harry pun tak menampik akan banyaknya kendala yang akan dihadapi di kemudian hari, namun Ia harus siap dan bisa melakukannya bersama. Termasuk, mendukung kalender event pariwisata dan Asian Games 2018 yang akan datang. 

Adapun 15 komunitas dan asosiasi industri Event dan MICE yang bergabung adalah Asosiasi Experiential Learning Indonesia (AELI), Event Organizer Community Indonesia (EOC Indonesia), Event Exhibition Information, Event Architect, Event Organizer (EO) Indonesia, Himpunan Perusahaan Penata Acara Pernikahan (Hastana), Ikatan Manager Artis Indonesia (Imarindo), Indonesia Creative People, Indonesia Professional Organizer Society (IPOS), Jakarta Mice Community, Pekerja Event Indonesia (PEI), Persatuan Seniman Komedia Indonesia (PaSKI), Rental Muslim Indonesia (RMI), Rental Indonesia (RI), dan Sound Lighting LED Rigging Owner (SLLR).