SPORTOURISM - Festival Jajanan Bango (FJB) 2018 hadir kembali tahun ini. Salah satu even kuliner terbesar tersebut, tahun ini didukung Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan PT Unilever Indonesia. FJB akan berlangsung di dua kota, yaitu Jakarta dan Makassar pada 14-15 April 2018 (Jakarta) dan 05-06 Mei 2018 (Makassar).

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, jika Indonesia memiliki poensi menjadi destinasi wisata kuliner unggul di mata dunia. Melalui even kulner ini, menjadi bagian media untuk mempromosikan makanan Nusantara.

"Di Bekraf, kuliner 32 persen. Motivasi orang berwisata adalah kuliner, dan kuliner itu lebih tinggi. Bukankah paling enak dicintai itu tak terasa?," kata Menpar Arief dalam konferensi pers FJB 2018 di Kementerina Pariwisata, Senin (09/04).

Festival Jajanan Bango 2018. Dok: SportourismID

Selain itu, daya tarik wisata kuliner menjadi fortopolio bisnis pariwisata Indonesia. Antara lain culture (budaya) 60 persen, nature (alam) 35 persen, dan man made (buatan manusia) lima persen. Untuk menlgembangkannya, Kemenpar pun membentuk Tim Percepatann Perkembangan Wisata Kuliner dan Belanja. Yakni dalam mendukung pencapaian target kunjungan 17 juta wisman, dan 270 juta pergerakan wisnus pada tahun ini. Serta akan meningkat menjadi 20 juta wisman dan 275 juta wisnus tahun 2019 mendatang.

"Sejak 2005 lalu diselenggarakan, Bango ingin mengajak sebanyak mungkin pecinta kuliner mengenal dan mencintai kekayaan dan pesona kuliner indonesia. Para pengunjung akan dimanjakan dengan puluhan hidangan khas Indonesia," ujar Penyelenggara FJB 2018, Hernie Raharja.

Di festival ini juga akan menghadirkan para wirausaha kuliner generasi baru, dalam melanjutkan regenerasi pelestarian kuliner di Indonesia. Terdapat sekitar 7000 peserta kompetisi 'Bango Penerus Warisan Kuliner' yang digelar atas kerjasama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) pada Februari hingga Maret 2018 lalu.