BANDUNG – Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung makin mantap saja. Konsolidasi internal terus dilakukan. Komitmennya pun jelas. Yaitu nge-gas pariwisata Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Koordinator GenPI STP Bandung, Wisanggeni A. Priyanto. Menurutnya, sebagai insan pariwisata mahasiswa STP Bandung harus ikut nge-gas mempromosikan pariwisata Indonesia.

"Yang pasti kami tidak mau tinggal diam. Pergerakan sudah lama kita lakukan untuk ikut mengorkestrasi GenPI di STP Bandung. Tapi seperti masih sporadis. Kurang wow. Sekarang, kami ingin berkontribusi lebih besar, tapi lebih terorganisir. Biar makin paten. World Tourism Day akan menjadi momentumnya," ungkap Wisanggeni, Sabtu (8/9).

Pada perayaan hari pariwisata dunia, 27 September nanti, GenPI STP Bandung akan meluncurkan teaser video. Bukan cuma 1, tetapi 3 video sekaligus. Video ini akan menjadi materi yang di gas di medsos. Tentunya video ini berkaitan dengan World Tourism Day. Sekaligus mengangkat pariwisata Indonesia.

"Masih kita matangkan. Masih dipoles. Yang pertama itu video tentang tips wisata tanpa plastik. Lalu ada video tentang pengenalan world tourism day. Dan yang terakhir tentang fact about tourism and plastic. Konsepnya semua fun. Kekinian pastinya," ujarnya.

Pembuatan video ini juga untuk mengajak mahasiswa lain agar ikut melebur ke dalam GenPI. Sehingga pergerakan GenPI STP Bandung bisa lebih masif lagi. Untuk itu pembuatan video ini lebih banyak dilakukan di dalam kampus STP Bandung.

"Apalagi mahasiswa STP itu milenial. Suka travelling, kulineran, nulis blog, fotografi, bikin video atau nge-vlog. Dari pada jalan-jalan sendiri, kan lebih seru kalo jalan bareng. Masuk ke GenPI, menjadi bagian laskar digital pariwisata Indonesia. Jalan-jalan sambil mengangkat pariwisata Indonesia," ungkapnya.

Sementara itu, Stafsus Menpar Bidang Komunikasi dan Media, Don Kardono mengatakan, GenPI merupakan serdadu digital yang aktif mempromosikan pariwisata Indonesia. Komunitas yang fun. Sifatnya relawan. Sangat pas untuk kaum milenial yang suka piknik, suka kulineran, suka foto atau jalan jalan ke destinasi wisata.

"Yang pasti asik. Punya kawan se-nusantara yang punya hobi sama. No Hoax, No Sara dan No Politik. Ngomongin pariwisata yang asik-asik aja, yang indah-indah saja. Ini pas untuk anak-anak kampus seperti STP Bandung," ujar Don.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengaku dirinya senang dengan Kids Zaman Now yang tergabung dalam GenPI ini. Menurutnya GenPI ini bisa menjadi incubator buat anak-anak muda untuk belajar 2C sekaligus, yakni memperkuat Creative Values sekaligus Commercial Values.

Menteri berdarah Banyuwangi itu juga menyebut, anak-anak muda milenial itu akan belajar bermedia sosial yang keren, positif, mengangkat dan mempromosikan kekuatan pariwisata Indonesia. Sekaligus belajar bisnis, menciptakan peluang, dan menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Di sana juga mengasah mereka untuk terus berkreasi, berinovasi, mengikuti selera zaman yang makin cepat bergerak. Menjadi bagian GenPI tidak ada ruginya, untungnya malah banyak," kata Menpar Arief Yahya.