SPORTOURISM - Paralayang akan diperlombakan dalam gelaran Asian Games 2018. Presiden Federasi Olahraga Udara Asia Mubarak Suwailem menyebut Indonesia lebih unggul di cabor Paralayang.

Rabu (11/4) sore hari WIB, President Air Sport Federation of Asia (ASFA) Mubarak Suwailem menemui Menpora Imam Nahrawi di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta. Bersama Sekretaris Umum ASFA Sanjay Thapar, ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Menpora.

Mubarak senang Paralayang masuk dalam gelaran Asian Games 2018. Terlebih karena itu akan menjadi perlombaan Palayang pertama dalam sebuah pesta olahraga sebesar Asian Games. Ia juga berpendapat soal venue. Di mana, Paralayang akan digelar di Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.
 
"Terkait persiapan dan venue pertandingan kami rasa sudah siap. Kami berharap Asian Games di Indonesia berjalan sukses dan lancar. Rival yang profesional dan terberat dari Indonesia," kata Mubarak.
 
Apa yang diungkapkan Mubarak bukan tanpa alasan. Selain karena sebagai tuan rumah, Indonesia juga memiliki atlet-atlet Paralayang yang mampu bersaing di level dunia.

Pada Februari lalu, Rika Wijayanti mengharumkan Indonesia di ajang internasional. Ia menjadi yang terbaik di Paragliding Acuracy World Cup Seri 1 yang berlangsung di North Cyprus Turki pada 15-18 Februari 2018.

Rika mengikuti ajang tersebut bersama paralayang Pelatnas Asian Games 2018. Yaitu bersama Ike Ayu Wulandari, Tini Mariana Pertiwi, Rina Kusuma Ningrum dan Adriana Lis. Kemudian Eka Nesti Wulandari, Milawati Sirin dan Nofrica Yanti.

Sumber: kemenpora