SPORTOURISM - Indonesia International Halal Lifestyle Expo & Conference (INHALEC) akan digelar pada 19-21 Oktober 2017 di Balai Kartini, Jakarta Selatan. Even yang dilaksanakan untuk kali ke dua-nya ini, akan mengundang banyak pelaku bisnis halal Indonesia, maupun luar negeri dan siap menjadi wadah yang mempertemukan berbagai pihak yang tertarik dengan bisnis halal.

Pasar halal dunia yang diperkirakan akan mencapai angka US$ 3 triliun atau sekitar Rp 30 ribu triliun di 2021 mendatang, menjadi salah satu pasar dengan nilai pertumbuhan tertinggi di dunia. Industri halal saat ini kian tidak terbatas, khususnya untuk makanan dan minuman yang banyak jadi sasaran pariwisata dunia. Termasuk Indonesia.

"Dengan acara ini, Indonesia menjadi salah satu negara yang tercatat 'eksis' jadi penyelenggara Halal Expo dan Conference. Dan masuk agenda global untuk bulan Oktober," kata Chairman Halal Lifestyle Center, Sapta Nirwandar.

INHALEC 2017 akan diawali dengan seminar internasional berjudul “Halal Industry, Cultural and Technology” yang diharapkan mempertemukan produsen halal Indonesia dengan pasar halal domestik ataupun internasional.

Dalam seminar tersebut, akan dihadiri oleh delegasi dari beberapa negara, seperti Spanyol, Prancis, Malaysia, Korea Selatan dan Thailand. Selain itu, turut hadir para pembicara internasional, seperti Ahmad Al-Dubayan (Dirjen Pusat Kebudayaan Islam London), Winai Dahlan (Direktur Pusat Sains Halal Thailand), Kim Jin Woo (Direktur Bisnis Internasional KIHI), Erwan Mace (CEO Muslim Pro) dan Rafiuddin Shikoh (CEO Dinar Standard).

Sementara itu, dari dalam negeri akan hadir juga Menteri PPN, Bambang Brodjonegoro dan Menteri Komunikasi dan Informasi, Rudiantara. Pembicara lain yang akan hadir adalah KH. Ma’ruf Amin dan beberapa tokoh terkait bisnis halal dalam negeri.

Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Bisnis dan Pemerintah Kementerian Pariwisata, Tazbir Abdullah mengatakan, INHALEC 2017 juga akan memamerkan beberapa sektor bisnis halal Indonesia seperti makanan, pendidikan, fashion, budaya, seni budaya, travel, finance, dan kesehatan.

"Bisnis halal itu bukan sekedar bisnis saja, tapi adalah sebuah bentuk rasa nasionalisme. Kami dari Kementerian Pariwisata memberikan apresiasi kepada pak Sapta Nirwandar atas terlaksananya Halal Expo karya anak negeri. Adalah bagian dari target Kemenpar untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu halal hub dunia," ujar Tazbir.

INHALEC juga akan diramaikan dengan beberapa acara seperti konser musik Spiritual Etnik oleh Dwiki Dharmawan pada hari pertama , pemutaran film ‘Iqro’ di hari kedua dan juga fashion show busana Muslim asli Indonesia yang akan diadakan tiap harinya. [Novie Fauziah]