SPORTOURISM-- Makan es krim memang menyenangkan, apalagi kalau sambil bernostalgia. Beberapa toko es krim berikut sangat melegenda dan sudah ada sejak puluhan tahun lalu.

Mereka tak hanya memiliki cita rasa unik, tapi juga beraneka kenangan manis. Pasalnya, kedai-kedai es krim tersebut merupakan kedai es krim legendaris. Bahkan saking melegendanya, kedai es krim tersebut sampai memiliki kenangan hingga lintas generasi.

Suasana tempo doeloe di Zangrandi

Inilah kedai es krim ini tertua di Surabaya. Didirikan Renato Zangrandi pada 1930. Bangunan yang sekarang berlokasi di Jl. Yos Sudarso No. 15 ini masih tetap mempertahankan arsitektur pada masa kolonial Belanda dan menjadi salah satu cagar budaya sekaligus tujuan wisata kuliner favorit di Kota Pahlawan.

Penataan interiornya berkonsep retro dengan jenis kursi dan meja yang membuat Sahabat Sporto seolah berada di rumah zaman Belanda. Rasa es krimnya lezat, membuat resto klasik ini bertahan di tengah derasnya serbuan kuliner asing.

Selain itu, harga es krimnya terjangkau dan bervariatif. Harga dipatok mulai dari Rp 9 ribu hingga Rp 20 ribu. Di sini juga tersedia cake es krim serta jajanan ringan seperti pastel tutup, lumpia goreng, siomay dan kentang goreng.

Bernostalgia di Toko Oen, Semarang

Para pecinta kuliner pasti akrab dengan Toko Oen yang identik dengan Kota Malang. Tapi tahukah Sahabat Sporto, kalau Toko Oen di Malang itu merupakan cabang kedua setelah Semarang?

Sebelumnya, Toko Oen berpusat di Yogyakarta. Namun karena satu hal, toko tersebut terpaksa ditutup. Toko Oen di Malang memang sudah terkenal di kalangan pecinta es krim.

Lalu apa bedanya dengan Toko Oen di Semarang? Toko Oen di Semarang bisa dikatakan sebagai Toko Oen yang asli, karena dimiliki dan dikelola langsung oleh keluarga Oen. Menunya juga masih menggunakan resep-resep asli milik Oma Oen dan dipersiapkan dengan cara yang sama dengan cara Oma Oen mempersiapkan hidangannya. So, dijamin otentik!

Es krim ini diolah dengan cara tradisional dan sangat melegenda. Tersedia berbagai macam rasa yaitu vanilla, cokelat, kopi, serta berbagai buah-buahan dengan rasa yang unik.

Es krim tersebut disajikan dengan kue lidah kucing, sirup, serta buah-buahan. selain itu, bisa juga dipadu bersama biskuit yang dijual terpisah. Jika mau, Sahabat Sporto bisa menyantapnya dengan rum dan raisin.

Selain es krim, disini juga menjual aneka makanan khas lainnya. Harganya gak usah takut, cukup ramah di kantong. Porsinya juga besar dengan menu yang beragam. Adapun menu andalannya adalah Tutti frutti dan Oen’s Symphony. Hati-hati, karena keduanya bisa jadi membuat ketagihan.

Menjelajah waktu di Ragusa es Italia

Siapa tak kenal Ragusa? Ini kedai es krim Italia yang ada di Jalan Veteran I, tak jauh dari Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Kedai legendaris ini memiliki pengunjung lintas generasi, mulai dari anak-anak hingga warga senior.

Tapi apa sih yang membuat kedai Ragusa Es Italia begitu istimewa? Es krim disini merupakan home made atau es krim rumahan yang dalam pembuatannya tidak memakai pengawet sama sekali. Proses pembuatannya pun masih sangat tradisional.

Berdiri sejak 1932, Ragusa telah menjadi bagian dari kenangan para pengunjungnya sejak lama. Banyak pasangan senior yang datang ke kedai ini hanya untuk bernostalgia. Apalagi cita rasa es krim ini tak pernah berubah, masih mempertahankan cita rasa tempo doeloe-nya.

Es krim Ragusa memiliki tekstur yang sangat lembut dan lumer di mulut. Berbagai varian menu-pun tersedia, seperti Banana Split dan Spaghetti Ice Cream yang sudah terkenal. Aneka rasa juga tersedia, seperti chocolate sundae, tutti fruti, cassata siciliana, coupe de maison, rum raisin, vanila, mocca dan sebagainya.

Harganya dibanderol antara Rp 14 ribu hingga Rp 30 ribu. Tak hanya rasanya yang jadoel, tapi penataan interiornya juga. Terdapat jejeran bingkai foto yang menampilkan kedai Ragusa dari masa ke masa. Wah, serasa melakukan perjalanan lintas waktu ya!

Mencicipi manisnya Kota Solo di Tentrem

Kota Solo terkenal dengan ragam kulinernya yang lezat, termasuk es krim. Di Jalan Urip Sumoharjo, Sahabat Sporto akan menemukan kedai es krim tua bernama Tentrem. Kedai ini berdiri sejak 1952.

Selain lezat, konon Es Krim Tentrem ini tidak membuat batuk karena rasanya yang tidak terlalu manis seperti es krim zaman sekarang. Varian es krimnya berwarna cerah menggoda, membuat Sahabat Sporto penasaran mencicipinya.

Rasanya juga beragam dan disajikan dengan menarik seperti Tutti Fruity dan Mr. Clown. Kenikmatan es krimnya ini bisa didapatkan dengan harga Rp 8000 hingga Rp 10 ribu per porsi.

Kemewahan cita rasa es krim di Tip Top

Warung es krim Tip Top telah menjadi legenda diantara warga Jogja. Tokonya merupakan gambaran masa kecil kebanyakan orang Jogja. Bangunan dan penataan interiornya yang klasik menerbitkan memori masa lalu di benak kebanyakan orang.

Ditambah dengan alunan musik lawas tahun 1970-an dan suara mesin antik pembuat es krim, membuat pengunjung serasa diterbangkan menuju ke kemewahan masa lalu.

Kenikmatan es krim Tip Top memang sangat klasik, tak lekang dimakan usia. Apalagi Tip Top memiliki menu andalan seperti Tip Top Cake dan Es Krim Tip Top. Tekstur lembutnya yang bercampur sedikit butiran es terasa sangat klasik namun begitu lezat. Benar-benar khas es krim pada masanya, dan tak pernah berubah hingga kini. Apalagi ditambah rasa rhum dan potongan buah-buahan kecil yang menambah nikmatnya es krim. [   ]