SPORTOURISM - Bali memang selalu menjadi destinasi wisata menarik bagi para turis domestik maupun mancanegara. Kulinernya pun demikian. Selain sate lilit sebagai salah satu kuliner khas Pulau Dewata, Kue Jaja Laklak pun tak kalah lezatnya.

Bentuk kue jaja laklak sekilas seperti Surabi Jawa Barat. Namun yang membedakan tentu dari bahan dasarnya, yakni terbuat dari adonan tepung beras, baking powder, santan dan garam. Selanjutnya dicetak dengan cetakan surabi. Dari sinilah laklak mirip dengan kue asal tanah parahiyangan itu.



Surabi biasanya diberi berbagai macam topping seperti, oncom, keju, susu, coklat dan lainnya. Namun berbeda dengan jaja laklak, kue ini hanya diberi parutan kelapa saja dan disajikannya pun sederhana. Tapi rasanya sungguh istimewa. Ketika gigitan pertama, sensasi lembut dan gurih bercampur di dalam mulut Anda.

Warna kue tradisional ini bermacam-macam, mulai dari hijau, merah, cokelat dan putih. Warna-warna tersebut tentunya berasal dari pewarna alami, seperti warna hijau berasal dari daun suji. Harga per porsinya pun cukup terjangkau, yakni hanya Rp 5000 saja Anda sudah bisa menyantap kue super lezat ini.



Makanan jaja laklak ini banyak dijajakan di pasar-pasar atau daerah perkampungan. Pada saat perayaan atau hari raya Bali, kue ini banyak dijual di sekitar pura-pura dan menjadi salah satu sajian spesial bagi warga Bali. [Novie Fauziah]