SPORTOURISM – Maladewa dikenal akan pantai, pasir, dan segala pemandangan eksotis yang ditawarkannya. Salah satunya, rumah penduduk yang menggunakan batu karang sebagai bahan utamanya.

Kehidupan bawah laut Maladewa dikenal memiliki pesona memikat. Namun, tahukan Sahabat Saporto jika rumah-rumah di daerah ini menggunakan salah satu hasil laut untuk mendirikannya?

Ya, rumah di Maladewa ini tak menggunakan bata sebagai fondasi bangunanya, melainkan pakai terumbu karang. Penduduk sekitar memanfaatkan bahan yang ada yakni terumbu karang untuk mendirikan rumah tinggal mereka.

Foto: cyapila.wordpress

Biasanya yang digunakan adalah jenis karang porites yang ditambang dari laut dan digunakan sebagai pengganti batu bata. Untuk merekatkan sesama batu, penduduk juga menggunakan terumbu karang yang dibakar.

Cara ini diyakini bisa membuat terumbu karang menempel dan kokoh, daripada menggunakan semen. Di samping harga semen yang cukup mahal dan sulit didapat. Biasanya rumah terumbu karang ini ada di desa-desa yang jauh dari wilayah ramai di Maladewa.

Padahal untuk menambang terumbu karang tidaklah mudah. Butuh waktu panjang dan tenaga ekstra untuk membuatnya menjadi bongkahan-bongkahan kecil sebelum disusun. Beruntungnya, penambangan terumbu karang ini sudah dilarang sejak 1990-an karena dianggap merusak ekosistem bawah laut.

Namun, rumah-rumah dari terumbu karang ini masih bisa dilihat di wilayah-wilayah sudut Maladewa. Dan menjadi daya tarik wisatawan dengan keunikannya.