SPORTOURISM - Dubes RI untuk Serbia, Harry Richard James Kondou berkunjung ke Gedung Kemenpora. Ia bercerita jika pencak silat di sambut baik di Serbia.

Selasa (3/4) sore hari WIB, Menpora Imam Nahrawi menerima kunjungan Harry Richard James Kondou yang ditemani Sekretaris I Politik Reza Wiratamaatmaja. Harry melaporkan tentang perkembangan implementasi dan tindak lanjut MoU Indonesia-Serbia di bidang Kepemudaan dan Keolahragaan. Pertemuan itu berlangsung di ruang kerja Menpora lantai 10 Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta.

Kepada Menpora, Harry bercerita mengenai kemajuan usai MoU Indonesia-Serbia. Khususnya di bidang olahraga. Menurutnya, ada delegasi pencak silat Indonesia yang ikut berpartisipasi dalam International Sport Fair di Beograd. Di mana, seni bela diri khas Tanah Air itu mendapat sambutan hangat Menpora Serbia dan masyarakat.


 
"Ada juga demo tentang pencak silat sekaligus workshop dengan klub-klub bela diri Serbia. Mereka ingin adanya kerjasama di bidang pencak silat dan berkembang di sana. Karena negara-negara di Eropa Barat sudah banyak yang memiliki klub-klub pencak silat bahkan ada turnamennya," kata Harry.

Terlepas dari perkembangan pencak silat di dunia, Indonesia sudah mengajukan olahraga bela diri itu agar diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia. Jika itu terwujud, akan lebih banyak negara di dunia yang penasaran dan mempelajari pencak silat. Maka peluang pencak silat masuk Olimpade akan semakin sangat besar.

Sumber: Kemenpora