sportouridm.id - Kota Surabaya selalu punya cara untuk menarik wisatawan ke daerahnya. Caranya dengan menggelar berbagai atraksi dan festival khas kota pahlawan tersebut. Salah satunya Festival Rujak Uleg yang rencanaya bakal dihadiri 1.500 peserta dari Indonesia.

Namun festival yang siap digelar pada Minggu (13/5/2018) secara langsung dibatalkan Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Hal tersebut lantaran menyusul terjadinya ledakan bom di tiga gereja di Surabaya.

“Festival tahunan yang digelar dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya ke 725. Rencananya akan diikuti Saudara jauh datang dari Papua, NTT, hingga Nias. Bahkan Bali juga ikut serta, dan menyatakan partisipasinya,” ujar Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya, Irvan Widyanto.

Festival yang rencananya digelar di Sepanjang Jalan Kembang Jepun tersebut akan menghadirkan atraksi tarian rujak uleg. Yang ditampilkan 60 penampil dari seluruh Indonesia. tahun ini mengadirkan cobek ukuran raksasa 2 meter setengah, lebih luas dibandingkan tahun lalu yang hanya mencapai 1 setengah meter saja.

Rujak Uleg Festival merupakan festival tahunan di Surabaya. Para peserta berasal dari penduduk lokal atau datang dari luar Surabaya yang sebagian besar berasal dari penjual Rujak Uleg dari seluruh wilayah di Jawa Timur.

Para peserta harus mengenakan pakaian tertentu yang unik untuk menambah keceriaan antara lain, pakaian tentara, nelayan, tokoh pewayangan seperti Gatot Kaca, badut, dan banyak lagi.

Sejarahnya, rujak uleg sendiri merupakan salah satu makanan tradisional yang umumnya berasal dari Jawa Timur, khususnya dari Surabaya. Rujak uleg adalah jenis makanan dengan saus petis dan menggunakan kacang, cabe dan bawang putih. Sementara, sayurannya menggunakan mentimun, tauge, kangkung, lontong, tahu dan tempe.

Sementara, rujak manis, adalah jenis rujak buah dengan saus pedas dan manis dengan menggunakan gula aren dan kacang. Buah yang digunakan umumnya menggunakan mangga setengah mentah, belimbing, kedondong, bengkoang, jambu biji, nanas, semangka, nangka, apel, tahu, pepaya, melon, jambu mete, mentimun, jambu air, lengkap dengan krupuk.