sportourism.id – Olahraga golf bagi Mercedes-Benz adalah suatu yang tak bisa terpisahkan. Terbukti, dalam penyelenggaraannya tahun ini MercedesTrophy Indonesia 2018 konsisten dan sudah memasuki perhelatan ke-22. Tak hanya sekadar olahraga, golf juga dianggap merepresentasikan nilai-nilai yang ada pada kendaraan Mercedes-Benz.

Sebagai merek mobil ternama dan eksklusif asal Jerman, Mercedes-Benz dinilai memiliki nilai-nilai. Seperti yang diungkapkan Hari Arifianto, Deputy Director Marketing Communication PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia, MercedesTrophy Indonesia adalah bagian dari customer retention management.

”MercedesTrophy Indonesia adalah bagian dari apresiasi Mercedes-Benz Indonesia bagi para pelanggan yang sudah membeli kendaraan dan gemar olahraga golf,” katanya saat ditemui Rabu, 2 Mei 2018. MercedesTrophy Indonesia adalah turnamen golf amatir yang diperuntukkan bagi pemilik kendaraan Mercedes-Benz dengan maksimal usia kendaraan empat tahun.

Sejak 1992, MercedesTrophy Indonesia konsisten dalam menyelenggarakan turnamen hingga menginjak ke-22 kali tahun ini. Meski sempat putus, Hari mengatakan bahwa Mercedes-Benz menjadi merek premium yang paling konsisten dalam menyelenggarakan turnamen golf.

Saat ditanya soal pencapaian, Hari mengatakan bahwa prestasi Indonesia kini semakin membaik. Terbukti, tahun lalu, salah satu perwakilan Indonesia berhasil memenangkan Asian Final di Australia dan menjadi salah satu yang berperan dan meraih juara di World Final, Stuttgart, Jerman.

Untuk diketahui, setiap penyelenggaraannya MercedesTrophy Indonesia akan mengirim tujuh orang perwakilan Indonesia untuk masuk dalam Asian Final yang biasanya diadakan di Sanctuary Cove, Gold Coast, Brisbande, Australia. Enam di antaranya yang terbaik dari Flight A, B, dan C, sementara satu lainnya dari Ladies Flight.

Para peserta yang terbaik dari Asian Final MercedesTrophy berhak ikut kembali dalam World Final yang diadakan di Stuttgart, Jerman. Adalah Okto Hidayatsyah Putra, perwakilan Indonesia yang tahun lalu tak hanya menjadi yang terbaik di Asian Final, melainkan juga mewakili Tim Asia Selatan bersama Singapura dan Malaysia dalam World Final dan meraih juara.

Okto, sebagai pegolf yang sudah bermain sejak 10 tahun lalu ini mengaku bangga bisa mewakili Indonesia dia ajang prestisius ini. "Lebih bangga lagi karena saya mendapatkan kesempatan nonton dan bermain di The Open Championship, Juli tahun ini karena memenangkan Drive to The Major,” katanya.

Golf bagi Okto tak hanya sekadar olahraga, melainkan juga ajang mendapatkan relasi. ”Ya, selain kita berolahraga, di sini (golf) juga kita bisa bertemu dengan banyak orang, mengenal lebih banyak orang.”

Indonesia Berangkat ke Asian Final

Tahun ini, kembali tujuh orang mewakili Indonesia untuk ke ajang Asian Final di Australia 5-8 Agustus 2018. Hari kembali menjabarkan, olahraga golf bukan hanya sebagai ajang musiman, melainkan mewakili nilai-nilai yang ada di Mercedes-Benz. “Seperti kerja keras dan usaha untuk hasil yang terbaik,” ujarnya.

Golf juga menerapkan prinsip kejujuran, team work, dan keterampilan dalam mengelola lapangan. Hari menambahkan, harapannya MercedesTrophy Indonesia menjadi wadah yang baik untuk tumbuhnya golfer amatir.

Donny Adrianto yang juga turut mewakili Indonesia di Asian Final tahun ini mengatakan, ini adalah kali ketiganya keikutsertaan dirinya dan menang. ”Ini ketiga kalinya dan baru kali ini saya menang dan bisa berangkat ke Australia,” katanya.

Bagi Donny, pria yang rajin bermain golf lima tahun belakangannya ini golf adalah olaraga yang sangat baik. ”Dari golf kita belajar sikap orang, sabar, bagaimana menghargai orang dan menghormatinya,” ujarnya.

Meski, tak luput dari kaitannya soal bisnis, Donny mengaku golf adalah sarana yang sangat baik untuk bertemu relasi. Di samping, keseruannya saat bermain juga bisa membuat orang terhibur. ”Saat teman kalah kita hibur, ya, golf sangat baik dan positif,” katanya.