SPORTOURISM - Kawasan Sembalun yang terletak di kaki Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat memang lebih dulu dikenal orang. Di kawasan ini pula hidup desa adat yang didiami suku asli Sembalun Lawang, Lombok Timur. 

Jika melihat kawasan Sembalun, Sahabat Sporto akan disuguhkan pemandangan sawah luas berbentuk seperti kotak-kotak terpisah. Namun, ada satu yang berbeda. Deretan rumah yang sudah berusia ratusan tahun. 

Desa Beleq adalah peninggalan leluhur Sembalun yang tetap dipertahankan. Tak banyak memang, terdiri dari tujuh rumah tinggal, dan dua langgar yang digunakan untuk penyimpanan harta benda dan rumah ibadah atau rapat. 

Rumah-rumah asli di Desa Beleq ini beratapkan jerami dan dinding anyaman bambu. Uniknya, lantai rumah ini terbuat dari campuran tanah liat dan kotoran sapi keluaran pertama. Konon fungsinya adalah untuk menghindari nyamuk. 

Menurut cerita, awalnya deretan rumah ini berjumlah sembilan. Namun, karena perpecahan membuat dua pasangan tak ingin tinggal di Sembalun Lawang dan lebih memilih ke Sembalun Bumbung. 

Kalau Sahabat Sporto penasaran, peninggalan ini bisa jadi wisata budaya menarik untuk didalami. Pemandangan petak sawah di sekitar rumah adat ini juga cukup unik dan bisa jadi background foto yang menarik. 

Foto: lazwardyjournal.blogspot