SPORTOURISM - Dibangun dengan gaya arsitektur Sudano-Sahelian. Dikenal luas memiliki, model atap yang mengerucut. Masjid Larabanga namanya, didirikan sejak 1421 oleh Ibrahim Ayuba Al Ansari, yaitu seorang pedagang dari Arab yang berasal dari suku yang sama dengan Ibu Nabi Muhammad, Siti Aminah dan menjadi salah satu masjid tertua di Afrika Barat.

Lokasinya berada di Sawla Damongo Road, Larabanga, Sudan, Afrika Barat dengan kondisi cuaca sangat panas. Meski demikian, bagian dalam Masjid Larabanga tetap terasa sejuk, karena dinding-dindingnya yang terbuat dari lumpur. Untuk mencegah pengerusan setiap tahunnya, khususnya musim hujan, para penduduk sekitar memberikan lapisan baru pada bangunan masjid dan mencat ulang bagian luarnya.

Uniknya, masjid ini disebut-sebut sebagai Mekkah-nya Afrika Barat karena kekayaan sejarah dan nilai arsitektur bangunannya. Selain itu, non Muslim dilarang masuk ke masjid satu ini.

“Ketika saya meringkuk demi masuk ke dalam masjid sederhana ini,saya mendapatkan kesan yang sama saat saya memasuki Madinah, sulit diungkapkan dengan kata-kata,” kata Adam Kelwick, seorang ustad asal Liverpool dikutip dari Halallifestyle.id

Adam bisa dibilang, sebagai orang pertama yang diperbolehkan untuk mengambil foto bagian interior dari masjid yang termasuk dalam situs bangunan yang terancam punah.

“Awalnya tidak diperbolehkan, tetapi setelah saya menjelaskan kepada imam masjid bahwa foto bisa meberikan pengetahuan bagi Muslim lain mengenai masjid bersejarah ini, imam masjid pun memperbolehkan,” kata Adam.

Masjid Larabanga di Ghana tidak hanya menjadi sebuah pusat ibadah bagi masyarakat di sekitarnya. Masjid sederhana dan penuh sejarah tersebut, juga menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat sekitar akibat sering dikunjungi para pelancong. [Novie Fauziah]