sportourism.id - Opor ayam, sambal goreng kentang, rendang, ketupat, dan sayur pepaya. Itu sebagian dari kuliner yang kerap tersaji ketika momen Idul Fitri tiba. Ya, tak bisa dipungkiri jika menu-menu tersebut pastinya ingin kita cicipi semua.

Tapi, ada baiknya ketika Idul Fitri nanti, Anda mengontrol pola makan dengan cara sehat, mengingat makanan-makanan lezat tersebut mempunyai risiko kesehatan juga, seperti kolesterol salah satunya.

Memang, pada saat hari raya akan berlimpah menu makanan yang tentunya membuat Anda tergiur Hal ini bisa menyebabkan Anda ingin mencoba semua jenis makanan dan jadinya lapar mata. Sebaiknya hindari hal tersebut saat perut Anda sudah kenyang, jangan ingin mencoba makanan lagi gara-gara terlihatnya enak. Siasatinya dengan cara menghabiskan waktu untuk mengobrol Bersama teman dan saudara. Jadikan lebaran ini sebagai momen silaturahmi sebagai tujuan utama Anda berkumpul.

Hari raya Lebaran yang identik dengan makan besar bukan berarti makan secara berlebihan dan mengabaikan rasa kenyang pada perut Anda. Jadi sebelum makan cobalah untuk mengisi piring Anda dengan makanan yang benar-benar ingin Anda konsumsi dan jumlahnya sesuai dengan kebutuhan Anda, lalu makan dengan perlahan ketika Anda sudah selesai.

Manfaatkan momen tersebut setelah makan dan sudah kenyang dengan mengobrol, bisa sambil berdiri, duduk, atau bersila. Hal itu akan membantu Anda untuk tidak menambah makanan lagi.

Kemudian, pada saat mengambil makanan sebaiknya penuhi dulu piring Anda dengan sayuran. Sayuran bisa membantu Anda cepat kenyang dengan kandungan seratnya yang tinggi. Sebaiknya, pilihlah jenis sayur yang tidak bersantan. Jika tidak ada, sebaiknya kurangi saja jumlah kuah santan yang Anda konsumsi. Secara alaminya santan itu tidak mengandung kolesterol, tetapi kandungan lemak jenuhnya cukup tinggi.