SPORTOURISM-Jika diperhatikan dengan seksama bermain Kitesurfing sangatlah sederhana, hal pertama yang harus dilakukan para pelakunya adalah berseluncur layaknya bermain Surfing.

Setelah layang sudah terbang tinggi pelakunya harus memegang sebuah tongkat yang sudah didesain khusus yang juga telah disambungkan ke tali layang. Saat pelakunya sudah berhasil meluncur dan layang terbang tinggi, saat itulah dia merasakan petualangan Kitesurfing.

Namun, bagi pemula yang baru bermain olahraga ekstrem ini ada beberapa hal atau tehnik yang perlu dipelajari dan diketahui sebelum memulainya.

1. Harus mengetahui teknik dasar surfing

Untuk terampil kitesurfing, maka dibutuhkan penguasaan teknik dasar yang baik. Setidaknya ada dua teknik dasar surfing yang mesti dikuasai, yaitu Paddling dan Popping Up. Paddling atau mengayuh merupakan teknik yang banyak dilakukan dalam surfing.

Sedangkan, Popping Up merupakan bagaimana cara menggerakkan kaki secara cepat agar bisa berdiri. Agar cepat menguasai popup biasakan berlatih di daratan secara rutin. Latihan rutin memungkinkan kekuatan lengan dan memori otot terlatih. Cara mudah untuk popup yaitu diawali dengan meletakkan tangan pada papan datar, tepat di bawah tulang rusuk.

2. Posisikan tubuh dengan benar

Bagi pada pemula, Anda mungkin akan berkali-kali jatuh saat baru pertama kali mencoba olahraga air yang satu ini. Setelah jatuh di air, Anda mungkin akan kesulitan untuk bangkit. Nah, ini yang membuat olahraga air ini cukup berbahaya karena jika Anda tidak bisa bangkit dari air, nyawa Anda yang akan jadi taruhannya.

Untuk itu, skill pertama yang harus Anda kuasai adalah memposisikan tubuh. Usahakan posisi tubuh Anda seimbang agar tidak mudah jatuh. Lalu, setelah jatuh, Anda juga harus tahu bagaimana caranya bangkit.

Agar bisa cepat keluar dari air, Anda juga harus memposisikan tubuh dengan benar. Tarik lutut Anda ke arah dada, lalu tarik tumit ke arah pantat, Kemudian perluas jangkauan kaki dan arahkan ke arah yang nyaman. Pegang kuat-kuat tali parasut khusus agar bisa bangkit kembali.

3. Mulai atraksi

Ketika Anda sudah mulai bisa memposisikan diri, tinggal melakukan atraksi. Atraksi pertama bisa dengan cara menerbangkan layang-layang dengan posisi terbalik. Lalu, putar-putar sesuai arah angin.

Maka, Anda pun bisa atraksi dengan aman. Cara kedua, bisa melakukan power stroke. Atraksi power stroke dilakukan dengan cara melayangkan kitesurfing di sisi lain.

Jika kondisi angin kurang kencang, Anda bisa memacunya dengan menarik dan mengendurkan bagian dada ke arah lutut. Hal ini bisa sangat berguna untuk mengendalikan arah dari kitesurfing. Setelah berhasil keluar dari air, lagsung luruskan kedua kaki dan angkat kaki ke depan untuk memulai atraksi kitesurfing ini.

4. Taklukkan masalah ketika keluar dari air

Berusaha keluar dari air memang tidak mudah. Setelah sampai di permukaan air, akan ada beberapa rintangan yang harus Anda hadapi dan inilah sisi ekstrem dari olahraga ini.

Anda harus bisa menahan diri agar tidak terjatuh ke depan atau belakang, ketika terlambat bangun, olahraga ini bisa membuat Anda tenggelam. Untuk itu, pastikan sudah punya teknik tersendiri agar bisa tetap berselancar di permukaan air.

Itu tehnik dasar yang harus dikuasai seseorang ketika melakukan olahraga Kitesurfing. Dan disarankan, sebaiknya tidak melakukannya sendirian saat latihan, namun didampingi oleh instruktur yang sudah menguasainya.

Hal ini sebagai antisipasi apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Pihak instruktur kitesurfing punya beberapa teknik penyelamatan jika Anda tidak bisa keluar dari dalam air atau pada saat tidak bisa mengendalikan kitesurfing.