sportourism.id - Pendaftaran Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drifting 2018 sudah dibuka melalui akun lnstagram resmi @superdriftindonesia2018. Tercatat sudah ada 27 peserta yang mendaftar di kejuaraan tersebut.

Menurut Ketua Promotor Nasional PT Eka Surya Alam yang juga merupakan penggagas dan pemegang lisensi Kejurnas Drifting 2018 Yoki Arafat, kejurnas bakal memperlombakan lima kelas, yang terdiri dari tiga kelas utama (Pro, Rookie, Driftstar) dan dua kelas pendukung yang akan mempertandingkan mobil-mobil berjenis retro I pick up dan front wheel drive (FWD).

Kejurnas Drifting 2018 ini pun akan digelar dalam tiga seri dan untuk yang pertama akan mengambil tempat di Skadron 21, Pondok Cabe, Tangerang Selatan pada 5-6 Mei 2018 mendatang.

"Peserta yang mendaftar termasuk Emmanuelle Amandio dan Dika CH. Mereka sudah dipastikan kembali ikut serta," katanya yang ditulis Kamis (3/5/2018).

Ia menyebutkan, usai menggelar seri pertama pada 5 dan 6 Mei, putaran kedua dan ketiga Kejurnas Drifting 2018 rencananya akan dilaksanakan pada bulan Agustus dan Desember. Untuk seri kedua akan dihelat di Yogyakarta, sementara seri ketiga belum diketahui lokasinya.

"Kejurnas Drifring 2018 ini menawarkan hadiah utama berupa sepeda motor dan uang tunai senilai jutaan rupiah bagi para drifter yang berhasil keluar sebagai juara di akhir musim kompetisi," ungkapnya.

Sementara, Yoki menuturkan, dalam penjurian pihaknya akan menggunakan juri asal Malaysia Wonder Bro Syahrial. Ia menilai, pemilihan Wonder Bro sebagai juri dalam kejuaraan nasional itu bukan tanpa alasan karena sang juri merupakan salah satu tokoh yang mengenalkan drifting di Indonesia sehingga diharapkan bisa menaikan gengsi perlombaan.

"Kami harap Wonder Bro sebagai salah satu juri kita bisa memberikan nilai tambah tentang kualitas kejuaraan dan juga bisa memberi kontribusi lagi untuk meluaskan gaya mengendarai mobil ini dengan penjelasan-penjelasannya," ujar.

Kendati satu di antara tiga juri kejuaraan tersebut memakai juri asing, Yoki menegaskan juri lokal memiliki mutu yang tidak kalah dari sang juri asing.

"Tadinya mau lokal semua namun pertimbangannya karena Wonder Bro itu sudah dikenal di Indonesia, tapi jika kualitas kita memiliki juri yang bisa dibilang sebanding," ucapnya.