SPORTOURISM – Kalau river tubing atau rafting yang beregu masih kurang menantang, pastikan Sahabat Sporto mencoba kayaking. Atau biasa disebut sebagai kayak ini memang kurang populer di Indonesia. Namun jangan salah, kayak jadi olahraga ekstrem yang harus dijajal penggemar olahraga air.

Kayak adalah olahraga mengarungi air atau jeram dengan menggunakan perahu kecil yang biasanya cukup untuk satu hingga tiga orang. Karena perahu yang kecil ini, keseimbangan sangat dibutuhkan dalam olahraga ini.

Apalagi saat mengarungi sungai, air terjun, dan jeram yang semakin deras. Bagi yang hobi tantangan, kayak biasanya mencari aliran air yang kencang untuk memacu keberanian.

Olahraga yang terbilang ekstrem ini selain membutuhkan keberanian juga membutuhkan keseimbangan dalam menjalaninya. Kayak membutuhkan beberapa perlengkapan, yakni perahu kayak, dayung, dan peralatan keamanan dan keselamatan seperti helm.

Baik sendiri maupun bertiga, yang terpenting dari kayak adalah cara menyeimbangkan perahu agar Sahabat Sporto bisa mengikuti jeram tanpa terjatuh. Termasuk cara masuk ke perahu yang berukuran kecil yang biasanya terdapat lubang yang pas dengan postur tubuh.

Selain, tentu saja teknik mendayung yang harus dipelajari dengan ahlinya. Dahulu, perahu kayak hanya terbuat dari kayu dan digunakan oleh suku-suku pedalaman, seperti Suku Aleut dan Eskimo. Namun sekarang, perahu ini dibuat dari berbagai macam bahan sesuai fungsinya. Ada yang terbuat dari fiber ada pula yang plastik.

Di Indonesia, beberapa tempat yang bisa dicoba untuk melakukan kayak adalah Danau Toba, Sungai Asahan, atau Sungai Mahakam.