SPORTOURISM-Ternyata kegiatan olahraga ekstrem kitesurfing tidak hanya dilakukan di permukaan laut saja menggunakan parasut dan selancar diatas air, Namun, di Australia olahraga ekstrem ini justru dilakukan di bawah laut.

Olahraga yang merupakan gabungan dari selancar dan parasuting ini terlihat kontras sekali, karena biasanya hanya dilakukan di atas air dengan bantuan angin sebagai pendorongnya.

Namun pada kitesurfing yang satu ini para peselancar harus mahir menyelam, menahan nafas dan dapat bertahan dengan waktu yang cukup lama di dalam air. Seperti yang dilansir dari Viral Lay, kegiatan kitesurfing underwater alias di bawah air bisa dilakukan di Kepulauan Cocos Keeling yang indah di Austrlia.

Dari kedalaman 10 meter para peselancar baru bisa menerbangkan parasutnya di bawah air dan mengikuti arah arus membawa. Kitesurfing yang dilakukan di bawah laut jelas sangat berbeda dengan yang ada di permukaan laut.

Hal tersebut dikarenakan tingkat kesulitannya yang juga berbeda. Para peselancar harus menahan nafas dan siap berjuang di bawah air. Namun, ada perbedaan yang cukup mengasyikkan yang dimiliki oleh kitesurfing bawah laut, yaitu para peselancar bisa berselancar dengan waktu yang cukup lama karena seperti tidak ada gravitasi.

Tidak hanya itu saja, bahkan saat di dalam air pun para peselancar bisa bermanufer dengan bebas. Akan tetapi, suasana di dasar laut yang selalu berubah terkadang bisa membuat layang-layang tidak bisa terlihat dengan jelas.

Kitesurfing di bawah laut tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang. Pasalnya, kegiatan ini membutuhkan kemampuan menyelam yang tingkat tinggi dan tanpa alat bantuan pernafasan atau tabung oksigen.