SPORTOURISM - Platform olahraga otomotif dan sepak bola Intersport berencana akan melakukan pembinaan drifting di Tanah Air, guna untuk menumbuhkembangkan bakat-bakat yang dimiliki putra putri Indonesia untuk bisa bersaing di kancah dunia.

Sejak 2015, Intersport sudah menjalankan komitmennya untuk mengembangkan olahraga drifting di Indonesia. Mereka rutin menggelar kompetisi yang bisa diikuti oleh pemula hingga pembalap profesional.

Bahkan sepanjang 2017, Intersport menggelar Road To World Stage di empat kota berbeda. Yaitu di Bandara Pondok Cabe Tangerang (20/8), Arhanud Bandung (27/8), Stadion Maguwoharjo Yogjakarta (30/9) dan di Lapangan Kodam V Brawijaya Surabaya (22/10).

Empat ajang kualifikasi itu akan ditutup dengan
Intersport World Stage (IWS) 2017. Ajang terbesar di Tanah Air itu akan digelar di Parkir Barat Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran pada 4-5 November 2017.

Ketika ditanya mengenai bakat-bakat yang dimiliki pembalap Indonesia, Brand Manager Intersport Kent yakin putra putri bangsa bisa bersaing di kancah internasional. Dengan segenap kompetisi dan fasilitas yang dimiliki Intersport, Kent berharap bisa membantu pemula menjadi lebih mengerti, yang mengerti tertarik mencoba, yang sudah mencoba bisa lebih mahir dan yang mahir bisa menantang dunia.

Saat ini Intersport terus berusaha meningkatkan standar kompetisi. Menurut Kent, selalu ada peningkatan dari tahun ke tahun. Tidak hanya dari segi jumlah, tapi juga kualitas.

"Tahun 2018, kami juga akan melakukan pembinaan, kami tidak cuma menggelar pertunjukan atau menantang para pembalap yang sudah jadi. Namun saya belum bisa jelaskan lebih detil mengenai hal itu," kata Kent dalam konferensi pers Intersport World Stage (IWS) 2017 yang digelar di sebuah hotel di Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (2/11) siang hari WIB. [***]