SPORTOURISM-Indonesia memiliki wilayah laut yang luas dan selalu menjadi buruan pecinta olahraga ekstrem air baik dari dalam maupun luar negeri.

Kalau sahabat sporto hanya mengenal surfing, ternyata masih banyak olahraga air lainnya yang tak kalah menantang untuk dicoba salah satunya bodyboarding.

Sekilas, olahraga ini tak jauh berbeda dengan surfing karena sama-sama mengandalkan tehnik keseimbangan diatas air menggunakan papan seluncur.

Namun, kalian bakal menemukan sensasi berbeda dan luar biasa saat menjajal bodyboarding.

Dalam dunia berselancar, para surfer dapat dengan leluasa memilih ukuran papan yang disesuaikan dengan jenis gelombang atau ombak maupun tehniknya.

Sementara dalam bodyboarding, kalian hanya boleh memakai papan kecil yang terbuat dari busa sebagai materialnya.

Dari jenis papan saja, kalian dapat bayangkan sendiri, bagaimana bahaya yang dihadapi pemain bodyboarding. Untuk menjaga keamanan dan keselamatan, para pemain biasanya menggunakan sirip untuk melakukan tendangan.

Keseimbangan, kemampuan koordinasi tingkat tinggi, serta pengetahuan seputar gelombang dan ombak wajib diketahui buat kalian yang ingin menjajal bodyboarding. 

Selain itu, ketangkasan dan insting tajam di atas permukaan laut sangat dibutuhkan demi menunjang permainan. Terutama saat kalian menyalurkan atau memindahkan bobot tubuh kala berseluncur. 

Bodyboarding juga dianggap lebih berbahaya daripada surfing karena level gelombang atau ombaknya jauh lebih curam.

Nah, bagi siapa saja yang ingin mempelajarinya, hanya pemain profesional saja yang mampu unjuk gigi secara sempurna dalam melakukannya dan menguasai surfing.

Tak hanya itu, postur tubuh juga menjadi kunci utama dalam kesuksesan bermain bodyboarding. Dan bila ingin menguasai olahraga ekstrem ini, kalian harus mempelajari poin-poin berikut ini.

Pertama tali pengikat yang dipakai pada tangan harus benar-benar terpasang erat dan benar. Hal tersebut bertujuan supaya bodyboard atau boogieboard yang terpasang tak mudah lepas dari tubuh. Jika sampai terjadi, maka keselamatan kalian pun akan ikut terancam.

Tentukan tempat atau lokasi yang nyaman serta aman. Patuhi pula setiap rambu yang terpasang di area bodyboarding. Salah satu di antaranya adalah bendera merah dan peringatan Dilarang Berenang di Lokasi Ini. 

Biasanya, di lokasi tersebut ada pusaran arus balik yang amat kuat dan bisa menyeret kalian ke tempat yang lebih jauh.

Dan yang paling penting adalah bagaimana mempelajari metode mengambil ombak yang benar. Amati terlebih dahulu dan ambil ombak yang relatif sedang sebelum dinaiki.

Kalau posisinya sudah tepat, kalian mulai tentukan momen yang tepat untuk berjalan atau menaiki ombak tersebut.

Kemudian, biarkan ombak atau gelombang tadi membawa tubuh kalian ke depan sambil tetap menjaga keseimbangan tubuh di atas papan bodyboard.