SPORTOURISM - Bali memang terkenal akan eksotismenya. Tak hanya kekentalan budaya yang membuat semua traveler baik dalam dan luar negeri rindu, tapi juga karena panorama alam yang menantang untuk pencinta olahraga. Salah satunya, Air Terjung Gitgit di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali.

Lokasinya sekitar 11 km dari Kota Singaraja atau 70 km dari pusat Kota Denpasar. Air terjun ini memiliki total ketinggian sekitar 35 m dan jadi salah satu lokasi wisata yang banyak dikunjungi karena keindahannya.

Sumber Foto: e-kuta.com

Tak hanya bisa dipandang, Air Terjun Gitgit punya tantangan bagi yang suka olahraga ekstrem. Namanya  canyoning, kegiatan wisata bagi yang bernyali tinggi. Setingkat di atas climbing, sebab canyoning selain harus taklukan panjat tebing vertikal, Sahabat Sporto juga harus sigap menghalau derasnya air terjun yang turun.

Peserta canyoning juga diharuskan punya dasar kemampuan panjat dinding atau tebing dan pendakian. Apalagi Air Terjun Gitgit ini punya beberapa tebing yang harus dilompati satu per satu. Pastinya menguras stamina. Belum lagi dinding permukaan air terjun yang sangat licin jadi tambahan tantangan tersendiri.

Jika Sahabat Sporto sudah ahli hanya perlu lebih berhati-hati, namun bagi pemula lebih baik pastikan agen tur sudah mempersiapkan dengan matang. Seperti peralatan wajibnya, yakni helm, carabiner, sepatu, dan tali khusus canyoning. Pelajari lebih lanjut tentang teknik turunan dan melompat untuk menambah kesiapan. Mengingat menuruni air terjun dengan tali ini cukup berbahaya.

sumber foto utama: kintamani.id