SPORTOURISM - Putri Marino, saat ini sedang hangat diperbincangkan. Beberapa waktu lalu, dirinya menikah dengan artis Chicco Jericho. Namanya cukup akrab, karena Putri juga seorang traveler yang kerap mengunjungi beberapa destinasi wisata di berbagai daerah.

Putri menjadi host di salah satu acara traveling di salah satu stasiun televisi swasta. Sebelumnya, dirinya juga seorang artis yang membintangi film Posesif pada 2017 lalu. Wajahnya yang cantik dan juga menarik, membuat ia jadi pusat perhatian.

 

Jujur aku sedih banget menyaksikan fakta bahwa laut Indonesia sudah mulai terancam ekosistemnya… juga terancam habitat ikan-ikannya… bagaimana tidak jika menangkap ikan pakai alat yang tidak ramah lingkungan, bahkan pakai pengeboman segala… belum lagi rumah ikan-ikan yang cantik dijual… iya, diambilin trus dijualin itu terumbu karang... Katanya Indonesia negara maritim, berbudaya bahari, dua pertiganya adalah lautan… tapi kalau ancaman seperti tadi masih jamak, akan sulit bagi kita untuk terus menikmati laut biru Indonesia dan segala potensinya Aku ingin sekali melalui postingan aku kali ini… kita semua mulai aware tentang pentingnya menjaga laut kita Nah, menurut kamu, gimana cara menjaga keindahan dan kebersihan laut Indonesia? Yukkk tulis pendapat kamu di sini dan bagikan pada semua orang :-) #jagalautkita #lautbersih @kemenkominfo Photo by @peggymisnan

A post shared by Putri Marino (@putrimarino) on

Hampir di setiap penampilannya, Putri selalu berpenampilan yang khas akan budaya Indonesia. Batik misalnya, ia kerap menggunakan kain asli Nusantara ini di beberapa kesempatan. Khususnya saat pergi traveling.

Salah satu tempat yang pernah Putri sambangi adalah Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Kabupaten ini terdiri dari 4 kelompok pulau utama yang berpenghuni, yaitu yaitu Pulau Siberut, Pulau Sipora, Pulau Pagai Utara dan Pulau Pagai Selatan. Dihuni oleh mayoritas masyarakat suku Mentawai.

Menariknya, masyarakat suku Mentawai memiliki kebudayaan agak kuno, yaitu zaman neolitikum dimana pada masyarakat ini tidak mengenal akan teknologi pengerjaan logam, begitu pula bercocok tanam maupun seni tenun.

Selanjutnya, Putris juga sangat menyukai Gili Lawa, Flores. Tempat ini merupakan salah satu pintu masuk ke Taman Nasional Komodo. Pemandangannya sangat memesona. Terbagi ke dalam dua bagian, yakni Gili Lawa Laut dan Gili Lawa Darat.

Bukan hanya itu, wanita kelahiran Denpasar, Bali 04 Agustus 1993 ini juga hobi snorkeling. Dilihat dari akun instagramnya yang tengah berpose di dasar laut, dengan menggunakan kostum senorkeling lengkap bersama peralatannya.

Nah, berikut ini gaya Putri Marino yang gemar berpetualang;

 

 

Foto: @putrimarino
Foto: @putrimarino