SPORTOURISM - Istilah logistik sudah bukan hal asing di dalam dunia pendakian.
Tapi Sahabat Sporto tahu tidak berapa banyak logistik atau asupan kalori yang dibutuhkan pada saat melakukan pendakian?  Karena masih banyak yang cuma makan mie pas mendaki.

Berikut cara menghitung berapa banyak kalori yang dibutuhkan pada saat pendakian. Dari situ Sahabat Sporto bisa tahu apakah logistik yang dibawa sudah mencukupi atau belum.

Langkah pertama adalah menghitung Basal Metabolic Rate (BMR) atau Laju Metabolisme Basal (LMB). Energi minimal yang diperlukan tubuh, kalori yang dibutuhkan dengan keadaan tubuh tidak melakukan apa-apa.

Cara praktis menghitung BMR adalah Basal Metabolic Rate (BMR)/ jumlah kalori minimal yang dibutuhkan tubuh = Berat Badan X 25 kalori (untuk wanita) atau 30 kalori (untuk pria).

Sedangkan jumlah kebutuhan kalori per hari dapat ditentukan berdasarkan tingkat aktivitas. Karena naik gunung termasuk dalam jenis tingkatan aktivitas berat sekali. Maka, rumus menghitung jumlah kalori yang dibutuhkan adalah kebutuhan energy (kalori)/hari = BMR x 125% .

contoh : 
Seorang wanita yang sedang mendaki gunung mempunyai berat badan 55 kg, kebutuhan kalorinya adalah :
BMR : 55 kg X 25 kalori = 1375 kalori 
1375 kalori x 125% = 1719 kalori
kebutuhan kalori saat pendakian : 1375 + 1719 = 3094 kalori/ hari 
dan jika di bagi dalam 3 kali waktu makan berarti kamu butuh asupan 1031 kalori/ tiap kali makan. .

Sebenarnya masih banyak cara atau rumus untuk menghitungnya. Tapi cara menghitung diatas adalah satu satu cara yang simple. Sebagai acuan untuk memperhitungkan logistik dan asupan kalori pada saat pendakian.

Jika kekurangan energi pada saat pendakian itu bisa menyebabkan hypo, lemas dan cedera lainnya. Makanya, asupan kalori itu sangat penting dan perlu diperhitungkan pada saat pendakian.