Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan INASGOC menjamin transportasi selama Asian Games cepat, tepat dan aman. Pemprov menjamin kesiapan fasilitas dan infrasteuktur on the track. Bahkan transportasi yang dipersiapkan juga sudah hampir rampung dan akan siap melayani penonton Asian Games.


Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Trans Jakarta akan menyiapkan 1.500 bus yang melayani warga untuk dapat mengikuti Asian Games dari dekat tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi. Hal ini guna mengatasi kemacetan yang ada di Jakarta sebagai salah satu pokok bahasan penting yang harus dipersiapkan.

Selanjutnya Pemprov akan menyiapkan jalur khusus di jalan tol mulai dari Kemayoran, di utara Kemayoran, Ancol dan sepanjang jalur lewat Grogol menuju Senayan. Jalur tersebut akan dijadikan jalur khusus. Lalu jalur yang ada di timur akan melewati Kelapa Gading sampai ke tol Jagorawi untuk sampai ke Taman Mini Indonesia Indah.

"Jadi ada beberapa lokasi yang jangkauannya jauh tapi saya sampaikan dari wisma atlet tempat terjauh itu di lapangan golf pondok indah," ujar Anies.

Jarak dari lapangan golf pondok indah ke wisma atlet adalah 41,5 km. Hal ini dinilai tidak mungkin jika dijangkau dalam 30 menit meskipun dalam kondisi normal atau kosong. Menyikapi hal itu, Pemprov berencana mengusulkan agar para atlet golf bisa tinggal di lokasi yang dekat dengan pondok indah.

Beda halnya dengan cabor pencak silat. Lokasi dari venue di Taman Mini Indoneaia Indah berjarak 29 km dari wisma atlet. Jarak tersebut masih mungkin dijangkau selama 30 menit dengan rekayasa lalin.

Pemprov juga akan menyiapkan jalur non tol yang merupakan jalur kosong untuk pengangkut atlet yang dilakukan dari wisma atlet menuju Jalan Medan Merdeka, Thamrin, Sudirman dan kemudian Senayan.

Dalam Asian Games juga akan mulai diberlakukan ganjil genap di wilayah tertentu. Namun belum dipastikan wilayah mana saja yang akan diberlakukan ganjil genap twrsebut karena masih dalam pembicaraan dengan Dinas Perhubungan.