Matahari masih tampak genit, muncul di ufuk timur. Suara jangkrik tak pernah berhenti siang dan malam, hawa dingin terus menyelimuti di pagi hari.

Ya, jauh dari hiruk pikuk kebisingan kota serta permadani savana luas membentang sepanjang mata memandang. Tak ketinggalan bukit-bukit berjejer bergandengan memeluk gunung Rinjani.

Lukisan hidup itu terletak di Desa Bumbung, Sembalun, Nusa Tenggara Barat. Tepat di kaki gunung Rinjani, pengalaman berbagi dengan alam sungguh tiada mudah dilupakan.

Beruntung sportourism.id, mampu menikmatinya dengan menginap di kita Cottage. Butuh perjalanan selama kurang lebih 2-3 jam dari kota Mataram untuk mencapai desa berjarak 91 kilometer dari pusat Kota Lombok dengan kendaraan.

Pertama kali menginjakkan kaki, kopi khas Lombok disuguhi dalam secangkir kopi. Dengan kamar yang berbentuk rumah khas adat dengan bentuk panggung. Di depannya, siap menunggu sebuah perapian lengkap dengan pembakaran di tengahnya.

Sementara itu, bagi sobat sporto yang hobi berlari banyak pilihan bukit yang bisa dijelajahi dengan keindahan alamnya. Salah satunya, Bukit dandaun. Di bukit itu, kita dapat menempuh hingga ke pucuk dengan waktu tempuh lari hingga kisaran satu jam.

Lalu ada lagi Bukit Nanggi dan Anak Dara, buat kisaran waktu tempuh larinya pun tidak lebih dari dua jam buat mencapai puncak bukit dengan pemandangan gunung Rinjani Serta view kota kecilnya.

Terakhir berseberangan langsung dengan Rinjani terdapat juga bukit Pergasingan, untuk bukit ini waktu tempuh juga hampir sama. Namun, di bukit ini jadi lokasi paling favorit bagi para pelari. Sebab, posisinya langsung berhadapan dengan gunung Rinjani.

Tak ketinggalan, berlari memuncaki gunung Rinjani juga jadi tantangan terakhir buat para penggiat lari gunung. Sebab, membutuhkan waktu serta kesiapan fisik dengan melintasi gunung api tertinggi kedua di Indonesia itu.

So, sobat wajib buat mencoba tantangan dengan spot berlari yang cukup variatif tersebut, silahkan mencoba dan tetap berhati-hati.